Banda Aceh – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat melakukan rapat koordinasi penyusunan rencana kerja anggaran satuan kerja (RKA-SK) tahun anggaran 2023.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Permata Hati Banda Aceh tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, diwakili Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Usaha, Drs Marzuki Ansari MA, Rabu 16 Februari 2022.
Panitia pelaksana, Satria Firmana SE mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyusun rencana kerja anggaran dengan efektif dan efisien, serta mampu merealisasikan anggaran daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2023 secara tepat waktu sesuai dengan indikator program kinerja yang direncanakan.
Satria menambahkan, rapat koordinasi yang berlangsung hingga 18 Februari 2022 tersebut diikuti oleh 54 peserta perwakilan satker, terdiri dari 22 kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), 7 operator MTsN, 3 operator MAN dan 21 peserta perwakilan kantor.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MSi mengatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, rapat koordinasi RKA-SK kali ini melibatkan banyak unsur pendukung, yaitu kepala seksi, kepala madrasah dan operator yang menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program satuan kerja.
“Kemarin dari madrasah hanya diwakili oleh kepala madrasah, tapi kali ini juga melibatkan operator madrasah. Ini tentunya untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.
Khairul berharap, melalui rapat rencana kerja anggaran, setiap satker dapat merekomendasikan program dan komitmen dalam mencapai realisasi anggaran sesuai yang direncanakan, serta mengevaluasi setiap kendala pencapaian realisasi anggaran tahun 2021 lalu.
Selain itu, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Aceh, Drs Marzuki Ansari MA mengapresiasi kegiatan rapat koordinasi tersebut.
Ia menambahkan, untuk menciptakan perubahan harus sesuai dengan perkembangan zaman. Saat ini Kementerian Agama pusat memiliki beberapa skala indikator perencanaan yang ingin dicapai, yaitu penguatan moderasi beragama, transformasi digital dan revitalisasi kantor urusan agama (KUA) secara optimal, serta cyber islamic university, dengan harapan semua program dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.
Pada pembukaan rapat koordinasi tersebut, turut launching aplikasi SIMATA (sistem informasi satu data) Kankemenag Aceh Barat, penyerahan piagam penghargaan satker realisasi anggaran terbaik kepada Seksi Bimas Islam dan penyerahan majalah Integritas oleh Kepala Kankemenag Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MSi kepada Plt Kabag Tata Usaha, Drs Marzuki Ansari MA.[]








