BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, memberi motivasi kepada ratusan santri dan santriwati di Dayah Samudera Pasai, Ajun Jeumpet, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu 20 Maret 2022.
“Saya dulu pernah seperti kalian. Duduk berjamaah seperti kalian dan mendengarkan ceramah motivasi dari para ustadz dan ustadzah yang diundang ke dayah,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini dalam acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan di dayah itu.
“Saya dulu tak pernah membayangkan bisa berdiri di depan kalian seperti ini. Saya yakin kalian juga bisa seperti saya,” kata Syech Fadhil.
Menurut Syech Fadhil, kehidupan seorang santri merupakan masa masa indah dan tidak semua orang bisa merasakannya.
“Kalian bisa jadi siapapun di masa depan. Bisa jadi dokter, polisi serta tentara. Bisa jadi pengusaha. Asalkan belajar yang rajin serta berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin,” ujar senator yang juga alumni dayah ini.
Menurut alumni Dayah Darul Arafah, Sumatera Utara itu, orang-orang besar di Indonesia saat ini lahir dari sebuah kerja keras serta perjuangan yang panjang. Mereka memiliki tekad kuat untuk menghadapi rintangan hingga akhirnya mampu berdiri kokoh di puncak.
“Kuncinya jangan pernah menyerah. Terus berusaha dan berdoa hingga akhirnya kami menggapai cita-cita.”
Di sisi lain, Syech Fadhil juga berharap agar para santri dan santriwati untuk menjadi pilar pilar bangsa di masa depan. Menjaga keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara.
Ia juga menjelaskan peran-peran DPD dan DPR RI di Senayan.
“Sebagai wakil rakyat dan wakil daerah yang terpilih pada Pileg 2019 lalu, tugas saya adalah menyampaikan aspirasi masyarakat dan gedung Senayan. Sedangkan ranah eksekusinya adalah pada eksekutif. Kalau di Jakarta, ada di kementeriannya.”
“Saya berharap kedepan, lebih banyak santri yang terjun ke politik dan menjadi politisi ulung di Senayan nanti. Ingat, kalau orang-orang baik menghindari politik, maka politik akan dikuasai orang jahat. Sehingga aspirasi dari pesantren pesantren bergema di gedung Senayan,” katanya lagi.
Syech Fadhil berharap para santri menjadi pengawal jalannya 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dimana, 4 pilar kebangsaan ini seperti Pancasila, UUD atau Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
“Dengan demikian, cita-cita leluhur kita, para pendiri negeri ini, termasuk para ulama di dalamnya, tercapai. Inilah pentingnya 4 pilar kebangsaan,” kata dia.
Selain Syech Fadhil, hadir juga ustadz Mursalin Basyah Lc MA dan moderator T Tasqa Alaidin Lc.
Acara berlangsung meriah serta diselingi dengan sesi tanya jawab dari para santri pada senator yang juga mantan ketua IKAT Aceh ini.










