Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Satreskrim Polres Abdya Terus Mendalami Penyebab Meninggalnya Nenek Zalika

Atjeh Watch by Atjeh Watch
15/06/2022
in Lintas Barat Selatan
0
Satreskrim Polres Abdya Terus Mendalami Penyebab Meninggalnya Nenek Zalika

BLANGPIDIE – Kabar kematian seorang wanita renta di Gampong Ladang Neubok Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya pada hari Selasa lalu (14/06), masih penuh tandatanya.

Nenek Zalika yang telah berusia senja itu ditemukan dengan keadaan berlumuran darah, bagian dalam organ tubuh keluar dan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Ia didapatkan terkualai dengan posisi kepala dilantai dan kaki diatas ranjang, tepat didalam kamarnya sendiri sekitar pukul 19:00 Wib di Gampong Ladang Neubok.

Karena kondisi dan pisisi nenek Zalika itu tutup usia dengan keadaan tak biasa, ada beberapa persepsi dan tandatanya, baik oknum penegak hukum apalagi masyarakat biasa, saat ini penyebab meninggalnya nenek lansia tersebut belum diketahui apa motifnya.

Satreskrim Polres Abdya terus menggali dan mendalami penyebab meninggalnya seorang nenek Zalika (75) yang tercatat sebagai warga Gampong Ladang Neubok Kecamatan Jeumpa Kabupaten Abdya.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK, melalui Kasat Reskrim Iptu Rifki Muslim, SH saat diwawancara wartawan atjehwatch.com di ruangan kerjanya mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Pemeriksaan awal yang kita lakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Peukan semalam, tidak kita temukan tanda-tanda kekerasan senjata tajam ditubuh korban,” ungkap Iptu Rifki Muslim, Rabu (15/06/2022).

Kasatres Rifki Muslim juga mengutarakan, bahwa korban pertama sekali ditemukan oleh cucunya yang baru pulang dari Babahrot. Saat itu, cucunya berulang kali menggedor pintu dan memanggil korban dari luar rumah, namun tidak ada respon sama sekali dari korban.

“Cucunya ini tinggal di Kecamatan Babahrot, kadang-kadang pulang, kadang tidak. Jadi kemarin sore dia (cucunya) pulang ke rumah neneknya di Ladang Neubok, biasanya pas mendengar suara motor saja, korban langsung membuka pintu, tapi kemarin itu tidak ada respon dari dalam rumah, sehingga cucunya ini harus masuk lewat jendela. Setelah masuk ke dalam rumah, sambungnya, dia melihat neneknya (korban) terletak di lantai dalam keadaan tidak bernyawa,” ulang Rifki dari hasil olah data sementara.

Di samping, lanjutnya. Korban juga didapati jika isi perut yang kita duga itu adalah usus.

“Jadi, dari hasil pemeriksaan tadi malam, kita tidak menemukan luka di perut korban. Berat dugaan, isi perut yang diduga usus ini keluar dari anus korban,” jelasnya.

Oleh karena itu, tim Satreskrim Polres Abdya terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Untuk jawaban pasti terkait motif meninggalnya korban, pihak Kepolisian tetap menunggu hasil visum dari rumah sakit. Pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan jelas penyebab kematian korban, karena Polisi harus menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Dokter spesialis terkait penyebab keluarnya usus korban tersebut.

“Nantinya kita juga akan memperlihatkan rekam medis kepada pihak keluarga korban. Saat ini, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi terhadap jenazah korban. Katanya, keluarga korban sudah ikhlas, dengan alasan bahwa nenek ini memang ada riwayat penyakit,” pungkas Rifki.

Meskipun demikian, pihak yang berwajib menegaskan tetap akan menyelidiki dan mengumpulkan keterangan-keterangan dari saksi terkait peristiwa ini hingga segera tuntas.

Reporter: Rusman

Previous Post

[Opini] Wacana Politik dan Peta Koalisi Pilpres 2024

Next Post

Wali Nanggroe: Kekhususan Aceh Masih Jauh dari Harapan

Next Post
Wali Nanggroe: Kekhususan Aceh Masih Jauh dari Harapan

Wali Nanggroe: Kekhususan Aceh Masih Jauh dari Harapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com