Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

DPR RI Soroti Produktivitas Pupuk di Aceh yang Terkendala Ketersediaan Gas

Admin1 by Admin1
10/08/2022
in Ekonomi
0
DPR RI Soroti Produktivitas Pupuk di Aceh yang Terkendala Ketersediaan Gas

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menyoroti ketersediaan gas sebagai bahan bakar utama mesin produksi pupuk yang digunakan oleh mesin pembuat pupuk di PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM).

BANDA ACEH – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menyoroti ketersediaan gas sebagai bahan bakar utama mesin produksi pupuk yang digunakan oleh mesin pembuat pupuk di PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM). Dalam upaya meningkatkan pengembangan pabrik pupuk di Aceh, menurutnya harus dicarikan solusi bersama agar produksi pupuk dapat meningkat.

“Ketersediaan mengenai gas yang sampai hari ini belum terselesaikan, formulasi yang seperti apa supaya PIM (Pupuk Iskandar Muda) ini bisa berjalan normal kembali, karena di PIM ini sebenarnya mesinnya itu mesin kalau kita lihat mobil Mercy, mesin yang lebih modern daripada pabrik-pabrik pupuk yang lain. Hanya memang ketersediaan gas ini menjadi problem dari dulu sampai sekarang. Apalagi harga gas yang sudah mencapai 50 USD, sedangkan pemerintah mematok harga 6 dolar. Saya kira itu menjadi sesuatu yang yang harus diselesaikan secara bersama-sama,” katanya di Banda Aceh, Selasa (9/8/2022).

Menurutnya, hal ini bukan tidak mendasar mengingat saat ini kemampuan pabrik pupuk nasional hanya mampu sekitar kebutuhan 14 juta ton dari kebutuhan nasional 23 juta ton. Sementara subsidi pupuk Indonesia sebesar 9 juta ton. Dengan demikian diharapkan dengan adanya penambahan produksi pupuk dari PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM), Aria Bima yakin target kebutuhan nasional terhadap pupuk, baik subsidi mauoun non-subsidi, semuanya terpenuhi dan tercukupi.

“Apalagi kita sudah mencanangkan bahwa situasi sekarang tidak bisa tidak, tanaman pangan ini menjadi skala prioritas dalam situasi pascapandemi Covid-19 ini, situasi interdependensi antar negara mengenai pangan tidak seperti yang kita harapkan. Pangan jadi komoditas pertahanan di masing-masing negara, sistem distribusi dan transportasi dan sistem bisnis B to B soal pangan sekarang lebih dikendalikan oleh government. Maka tidak mau tidak, kita harus benar-benar mampu mencukupi pangan nasional dengan produksi pangan kita sendiri,” kata politisi PDI-Perjuangan.

Dengan adanya kebutuhan pangan nasional ini, maka menurutnya saat inilah letak keniscayaan agar ketersediaan pupuk nasional harus menjadi perhatian secara khusus. Terutama bagaimana memaksimalkan pabrik-pabrik pupuk yang ada saat ini yang memang dalam kendala. Baik itu di teknologi produksinya yang sudah banyak yang usang dan ketersediaan bahan bakunya yaitu gas.

Politisi Partai Nasdem Rudi Hartono Bangun meminta agar harga pupuk menjadi murah dan mudah didapat. Mengingat, saat ini masyarakat susah menjangkau pupuk yang murah dan mudah. “Jadi kita minta ke pupuk Indonesia agar bisa pupuk subsidi juga yang terjangkau dan stoknya ada. Sekarang ini masalah mereka kesulitan dengan harga mahal dan stoknya tidak ada,” tutupnya.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Dosen USK Kenalkan Produk Literasi Digital di MIN 5 Kota Banda Aceh

Next Post

398 Gampong di Aceh Utara Berstatus Desa Tertinggal

Next Post
Pemerintah Targetkan RI Bebas Kemiskinan Ekstrim pada 2024

398 Gampong di Aceh Utara Berstatus Desa Tertinggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

19/08/2026
Kemasyuran Aceh Masa lalu dan Jejak yang Membekas Berabad-Abad di Perlis

Kemasyuran Aceh Masa lalu dan Jejak yang Membekas Berabad-Abad di Perlis

19/08/2026
Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

19/08/2026
31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

19/08/2026
SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

19/08/2026

Terpopuler

DPR RI Soroti Produktivitas Pupuk di Aceh yang Terkendala Ketersediaan Gas

DPR RI Soroti Produktivitas Pupuk di Aceh yang Terkendala Ketersediaan Gas

10/08/2022

Tari Rapa’i Geleng FAH UIN Ar-Raniry Pukau Panggung Internasional SIGMA Unplugged 2026 di Malaysia

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

Ulama Dayah Aceh Barat Akan Gelar MUDAB Akbar ke-4, Hadirkan Ketua MPU Aceh Sebagai Pemateri

21 Agustus: Tragedi Rumoh Geudong, Ahli Waris dan Aktivis HAM Aceh Desak Keadilan Menyeluruh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com