Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

FPMPA Minta Pj Gubernur Ambil Alih Persiraja

Admin1 by Admin1
13/08/2022
in Olahraga
0
FPMPA Minta Pj Gubernur Ambil Alih Persiraja

Banda Aceh – Hiruk pikuk persoalan penyelamatan tim kebanggaan masyarakat Aceh tentunya harus menemui solusi kongkret, tidak hanya sebatas klaim dan saling tuding.

“Kami dari FPMPA kurang yakin Pemko Banda Aceh dengan segala keterbatasannya saat ini sedikit sulit menuntaskan harapan masyarakat Aceh terkait penyelamatan Persiraja. Untuk itu, kami meminta Pj Gubernur Aceh dengan segenao kebijaksanaannya bersedia mengambil alih Persiraja dan menjadikan klub berjuluk lantak laju itu milik Pemerintah Aceh, sehingga semakin menjadi kebanggaan masyarakat Aceh,” kata Ketua Umum Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh(FPMPA) Muhammad Jasdi kepada media ini, Sabtu 13 Agustus 2022.

Jalan tengah ini, kata pria yang akrab disapa Jhon Jasdi itu, merupakan solusi kongkret untuk penyelamatan klub andalan masyarakat Aceh itu.

“Bagi Pemko Banda Aceh yang sedang linglung, kebutuhan operasional persiraja pasti akan membebani, sementara banyak program kerakyatan lainnya yang lebih masih menumpuk sebagai pekerjaan rumah. Bagi pemko Banda Aceh saat ini anggaran 5-8 Milyar untuk kebutuhan di laga 2 itu akan sangat memberatkan, namun jika diambil alih oleh Pj Gubernur kita yakin untuk kembali bertanding di liga 1 pun ke depan bukan suatu kemustahilan dan hal yang tidak mungkin,” jelasnya.

FPMPA menilai, Pj Gubernur Aceh hanya perlu memanggil manajemen lama Persiraja dan melakukan pembelian saham sebesar 80 % yang diluar saham pemerintah kota Aceh.

 “Jadi nanti saham persiraja itu 80% milik pemprov, 20% milik pemko. Sehingga wajar jika klub itu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Aceh, karena memang kepemilikan sahamnya dominan pemerintah Aceh,” ujarnya.

Pj Gubernur bisa saja memerintahkan instansi terkait atau bahkan Bank Aceh Syariah untuk mengakusisi 80% saham tersebut.

” Bank Aceh Syariah punya biaya promosi puluhan miliar tiap tahunnya, jadi bisa saja menjadi sponsor utama jika klub Persiraja sudah menjadi milik Pemerintah Aceh,”ujarnya.

FPMPA juga menilai, dengan saham terbesar dipegang oleh pemerintah Aceh dan disponsori langsung oleh Bank Aceh Syariah, masa depan Persiraja makin cemerlang.

“Yang sangat memahami bagaimana Persiraja bisa disponsori oleh sebuah bank ada mantan Dirut Bank Aceh, Pak Aminullah usman mantan manager persiraja tahun 1998-2001, saat itu Bank Aceh menjadi sponsor utama Persiraja. Jadi untuk menyelamatkan Persiraja bukan suatu hal yang terlalu sulit, semua kebijaksanaannya ada pada Pak Pj Gubernur Aceh,” katanya.

Menurut FPMPA, sangat disayangkan jika kita biarkan Pemko Banda Aceh dengan keterbatasannya itu harus cari donatur sana sini kemudian ditolak, karena bisnis bola di Aceh memang belum bisa maksimal lebih kepada hiburan bagi rakyat Aceh.

“Manajemen lama bahkan jelas-jelas harus menggunakan uang pribadi untuk menghidupkan klub lantak laju ini, jika ditawarkan kepada para pelaku bisnis pasti ada hitungan laba rugi, jika labanya minim maka pembisnis akan sulit tertarik. Untuk itu, jika pemerintah Aceh yang mengambil alih, selain pembiayaannya lebih mudah juga untuk meningkatkan rasa kebanggan masyarakat Aceh. Kita berharap Pak Pj Gubernur segera mengakusisi Persiraja agar menjadi klub yang benar-benar menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Aceh. Langkah kongkret pak Pj menjadikan persiraja sebagai klub rakyat Aceh akan menjadi catatan penting selama beliau diberikan mandat memimpin Aceh,” kata Jhon Jasdi.

Previous Post

Pj Ketua TP -PKK Aceh Mengikuti Sosialisasi UU TPKS Secara Virtual

Next Post

Pemkab Pijay Meriahkan HUT RI dengan Badminton Cup-1

Next Post
Pemkab Pijay Meriahkan HUT RI dengan Badminton Cup-1

Pemkab Pijay Meriahkan HUT RI dengan Badminton Cup-1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026
Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com