Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Geng di India Operasikan Kantor Polisi Palsu, Palak Ratusan Warga

Admin1 by Admin1
23/08/2022
in Internasional
0
Geng di India Operasikan Kantor Polisi Palsu, Palak Ratusan Warga

Sebuah geng di India berhasil menipu warga dengan menyamar sebagai polisi dan mengoperasikan kantor polisi palsu selama delapan bulan. (Foto: AP Photo/Rafiq Maqbool)

Jakarta – Sebuah geng di India menyamar sebagai kepolisian dan mengoperasikan sebuah kantor polisi palsu selama delapan bulan.

Seorang pejabat kepolisian India, D.C Srivastava, menuturkan geng tersebut menyamar sebagai polisi dan membuka kantor polisi di sebuah hotel di negara bagian Bihar. Mereka diyakini berhasil memeras uang dari ratusan orang selama delapan bulan beroperasi.

Kantor polisi palsu itu berdiri hanya berjarak 500 meter dari rumah kepala kepolisian Bihar.

Srivastava mengatakan anggota geng terus mengenakan seragam polisi lengkap dengan lencana pangkat dan senjata.

“Penyelidikan sedang berlangsung dalam kasus ini. Informasi lebih lanjut akan terungkap,” kata Srivastava pada Sabtu (20/8) lalu.

Dikutip AFP, para polisi bodong itu kemudian menagih uang secara paksa dari penduduk yang datang ke kantor mereka melayangkan keluhan dan permintaan bantuan.

Dengan menyamar sebagai polisi, geng ini pun mengantongi uang suap dari orang-orang yang meminta bantuan agar mengamankan perumahan sosial atau pekerjaan di jajaran kepolisian.

Geng tersebut diketahui turut menggaji orang-orang dari pedesaan sekitar untuk berpura-pura menjadi petugas polisi lain yang bekerja di kantor mereka. Orang-orang itu dibayar sekitar US$6 dolar per hari.

Operasi bodong mereka pun terbongkar ketika seorang polisi asli melihat dua anggota geng itu membawa senjata yang dibuat di bengkel lokal. Padahal, selama ini kepolisian dan aparat keamanan India membeli senjata dari lembaga layanan persenjataan negara.

Setidaknya enam anggota geng termasuk dua perempuan ditangkap terkait kasus ini. Namun, pemimpin geng masih menjadi buron.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Bank Aceh Sukses Gelar Trabas Merdeka Fun Adventure 2022

Next Post

Eks Pengacara Bharada E Klaim Pegang Pelaku Konsorsium 303 Ferdy Sambo

Next Post
Sambo dan Bharada E Bakal Diperiksa Komnas HAM Sore Ini di Mako Brimob

Eks Pengacara Bharada E Klaim Pegang Pelaku Konsorsium 303 Ferdy Sambo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026
Pelaku Usaha Emas di Abdya Kembali Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

Pelaku Usaha Emas di Abdya Kembali Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

03/07/2026
Pelatihan Peradilan Adat: Berhenti di Atas Kertas, Mulai di Lapangan

Pelatihan Peradilan Adat: Berhenti di Atas Kertas, Mulai di Lapangan

03/07/2026

Terpopuler

Geng di India Operasikan Kantor Polisi Palsu, Palak Ratusan Warga

Geng di India Operasikan Kantor Polisi Palsu, Palak Ratusan Warga

23/08/2022

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com