Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Respon Polemik Hukum Adat, USK Gelar Simposium Nasional

Atjeh Watch by Atjeh Watch
25/08/2022
in Kampus
0
Respon Polemik Hukum Adat, USK Gelar Simposium Nasional

BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Pusat Riset Hukum, Islam, dan Adat USK menggelar simposium nasional dengan tajuk “Dilema Masyarakat Hukum Adat di Indonesia”.

Kegiatan simposium nasional yang dilaksanakan mulai dari 25-26 Agustus 2022 ini dibuka oleh PJ Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Pemerintah Aceh bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Bukhari, MM. di Gedung Moot Court Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Selain itu, turut hadir Keynote Speaker dari Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Agraria Masyarakat Adat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr Yagus Suryadi yang memberikan materi awal dari simposium nasional ini.

Dalam kata sambutannya Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, mengatakan simposium nasional ini penting dalam mendefinisikan kembali keberadaan masyarakat adat di Indonesia.

“Melihat keberadaan hukum adat ini, masyarakat sudah ada jauh sebelum lahirnya Indonesia. Namun, bagaimana memasukkannya ke dalam hukum nasional masih menghadapi banyak kendala dalam pembangunan,” ujarnya.

Pemateri yang khusus diundang dalam simposium ini diisi para tokoh terkait, diantaranya Dr. Rikardo Simarmata (pakar adat dari Universitas Gadjah Mada), Prof. Dr. Kurniawarman S.H. M.H. (pakar hukum Agraria dari Universitas Andalas), Prof. Dr. Ahmad Humam Hamid M.A. (pakar sosiologi pedesaan USK).

Berikutnya Dr. M. Adli Abdullah (Kementerian Agraria dan Tata Ruang), A. Hanan S.P. M.M. (Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Yustina Ogoney (perwakilan perempuan adat Suku Moskona Papua Barat), Dr. M. Gaussyah S.H. M.H. (pakar hukum tata negara USK). Kemudian Tgk. Mukim Ilyas (Mukim Beungga, Tangse, Pidie, Aceh), Agung Wibowo (Perkumpulan Huma), Rizki Januar (WRI), dan Zulfikar Arma (JKMA).

Hasil kajian ini akan disampaikan oleh Dr. Teuku Muttaqin Mansur M.H. selaku perwakilan dari Pusat Studi.

Dr. Sulaiman Tripa selaku Ketua Panitia Lelaksanaan Simposium mengatakan, kegiatan ini didukung oleh sejumlah lembaga mitra yang selama ini melaksanakan pendampingan di Aceh. Masing-masing mitra membantu kebutuhan kegiatan secara gotong royong. Bahkan panitia berkomunikasi dengan semua pihak sejak awal dari perencanaan kegiatan.

“Ada World Resource Institute (WRI) Indonesia yang selama ini mendampingi masyarakat di Aceh. Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA) yang fokus pada isu kehutanan dan hutan Leuser. Selain itu ada Perkumpulan HuMa Jakarta yang selama ini konsen dengan masyarakat adat. Di Aceh sendiri ada Jaringan Komunitas Masyarakat Adat (JKMA) Aceh, termasuk Geuthee Institute dan Bandar Bandar Publishing,” pungkas Sulaiman Tripa.

Previous Post

Awali Pembukaan PBAK 2022, Rektor UIN Ar-Raniry Pimpin Zikir

Next Post

Empat Santri Hilang Terseret Arus Sungai di Aceh Besar

Next Post
Empat Santri Hilang Terseret Arus Sungai di Aceh Besar

Empat Santri Hilang Terseret Arus Sungai di Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

19/08/2026
Kemasyuran Aceh Masa lalu dan Jejak yang Membekas Berabad-Abad di Perlis

Kemasyuran Aceh Masa lalu dan Jejak yang Membekas Berabad-Abad di Perlis

19/08/2026
Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

19/08/2026
31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

19/08/2026
SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

19/08/2026

Terpopuler

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

17/08/2026

Respon Polemik Hukum Adat, USK Gelar Simposium Nasional

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

Tari Rapa’i Geleng FAH UIN Ar-Raniry Pukau Panggung Internasional SIGMA Unplugged 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com