Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Dmitry Medvedev Ungkap Alasan Rusia Belum Hentikan Invasi ke Ukraina

Admin1 by Admin1
27/08/2022
in Internasional
0
Dmitry Medvedev Ungkap Alasan Rusia Belum Hentikan Invasi ke Ukraina

Dmitry Medvedev. AP/RIA Novosti, Dmitry Astakhov, Presidential Press Service

Jakarta – Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Jumat, 26 Agustus 2022, mengungkap kalau Moskow tidak akan menghentikan kampanye militernya di Ukraina meskipun Kyiv secara resmi meninggalkan keinginannya untuk bergabung dengan NATO. Setelah tak lagi jadi orang nomor satu di Rusia, Medvedev saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia.

Medvedev juga berpandangan Rusia sudah siap untuk menggelar pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, namun dengan persyaratan tertentu. Sebelum invasi pada Februari 2022 lalu, Moskow sudah memperjelas keanggotaan Ukraina di NATO tidak bisa diterima oleh Negeri Beruang Merah tersebut.

“Mengumumkan partisipasinya di NATO saat ini sungguh vital, namun itu sudah tidak cukup lagi untuk membangun perdamaian,” kata Medvedev dalam wawancara dengan stasiun televisi LCI.

Menurut Medvedev, kampanye militer Rusia akan berlanjut hingga tujuannya tercapai. Yakni Presiden Vladimir Putin ingin denazifikasi Ukraina. Kyiv dan negara-negara Barat mengatakan tuduhan Putin itu tidak berdasar.

Petugas berusaha memadamkan api di lokasi serangan rudal Rusia di pelabuhan laut Odesa, Ukraina, 23 Juli 2022. Press service of the Joint Forces of the South Defence/Handout via REUTERS

Rusia dan Ukraina sudah menggelar sejumlah perundingan setelah invasi terjadi, namun belum ada kemajuan dan hanya ada sedikit prospek untuk kembali dimulainya perundingan. Medvedev mengatakan perundingan ini akan tergantung pada sejumlah keadaan dan Rusia sudah siap untuk bertemu dengan Zelensky.

Medvedev juga mengomentari kalau Amerika Serikat menjadi pensupali senjata ke Ukraina. Di antara suplai senjata itu adalah peluncur roket HIMARS, namun Medvedev meyakinkan itu belum menjadi sebuah ancaman yang substansial. Hanya saja, jika senjata-senjata kiriman Amerika Serikat tersebut menghantam targetnya dalam jarak jauh, maka perubahan mungkin terjadi.

Ukraina adalah negara bekas pecahan Uni Soviet, yang ingin menjadi negara anggota NATO dan Uni Eropa. Tindakan Ukraina itu, dipandang Moskow bisa mengancam keamanan dan pengaruh Rusia.

Sedangkan Sekjen NATO Jens Stoltenberg memprediksi perang Ukraina bisa memakan waktu bertahun-tahun. Pasokan senjata yang dikirimkan ke tentara Ukraina bisa meningkatkan peluang untuk membebaskan wilayah Donbas dari kendali Rusia.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

PWI Pijay, Bireun dan Langsa Gagas Kemitraan dan Canangkan Futsal Gembira

Next Post

Kasus Brigadir J Ditargetkan Segera Dilimpahkan ke Pengadilan dalam Beberapa Pekan

Next Post
Kasus Brigadir J Ditargetkan Segera Dilimpahkan ke Pengadilan dalam Beberapa Pekan

Kasus Brigadir J Ditargetkan Segera Dilimpahkan ke Pengadilan dalam Beberapa Pekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

19/08/2026
Kemasyuran Aceh Masa lalu dan Jejak yang Membekas Berabad-Abad di Perlis

Kemasyuran Aceh Masa lalu dan Jejak yang Membekas Berabad-Abad di Perlis

19/08/2026
Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

19/08/2026
31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

19/08/2026
SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

19/08/2026

Terpopuler

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

17/08/2026

Dmitry Medvedev Ungkap Alasan Rusia Belum Hentikan Invasi ke Ukraina

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

Tari Rapa’i Geleng FAH UIN Ar-Raniry Pukau Panggung Internasional SIGMA Unplugged 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com