Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Harga Gabah di Abdya Tidak Seimbang dengan Kenaikan Harga BBM

Atjeh Watch by Atjeh Watch
06/09/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Meski Pemerintah Pusat telah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti Pertalite dan Solar Subsidi, namun harga jual produk pertanian masyarakat masih bertahan pada harga biasanya.

Di Kabupaten Aceh Barat Daya contohnya, harga jual gabah petani masih pada posisi biasa, yakni antara 5.000 sampai dengan 5.700 rupiah ber kilo gram nya.

“Harga beli padi hari pada masyarakat petani sebesar 5.700 rupiah. Kemarin harganya 5.600 rupiah, besok belum tau kita harganya berapa,” kata Mahdi, salah seorang toke gabah di Kabupaten Abdya, Selasa (06/09/2022).

Sementara itu, Mawardi, seorang petani di Kecamatan Blangpidie Abdya mengungkapkan, bahwa harga jual gabahnya tidak sesuai dengan keadaan ekonomi saat ini. Dimana, saat harga BBM Subsidi serta bahan pokok naik, namun hasil produksi pertanian seperti gabah, palawija dan hasil pertanian lainnya masih pada harga seperti biasanya.

“Seharusnya jika harga BBM sudah naik, baiknya harga padi kami juga naik. Ini seperti tidak ada penyeimbangan saja,” ucap Mawardi.

Para petani di Kabupaten Abdya meminta kepada pemerintah untuk dapat memahami kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Jika harga BBM sudah terlanjur naik, maka harga produksi masyarakat juga harus dinaikkan.

“Jika BBM niak, baiknya harga jual produksi pertanian masyarakat juga harus diperhatikan pemerintah agar ikut meningkat,” asanya Mawardi.

Reporter: Rusman

Previous Post

BPMA: Tunjukkan Siapa dan Laporkan ke Penegak Hukum Terkait Fee Rp10 Miliar

Next Post

Polres Abdya Resmikan Pembangunan Pulsubsektor Setia dan Lembah Sabil

Next Post

Polres Abdya Resmikan Pembangunan Pulsubsektor Setia dan Lembah Sabil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muda Balia: Penguasa Aceh Gagal Memanfaatkan Budaya sebagai Suara Rakyat

Muda Balia: Penguasa Aceh Gagal Memanfaatkan Budaya sebagai Suara Rakyat

14/06/2026
International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

International Office UIN Ar-Raniry Gelar Webinar Karier Internasional “The Aussie Hustle”

14/06/2026
Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

Cabdisdik Aceh Timur Sukses Gelar O2SN, SMAN Unggul Raih Juara Umum

14/06/2026
Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

14/06/2026
Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

Kapal Mati di Tengah Laut, 26 Penumpang Dievakuasi ke Pulau Panggang

14/06/2026

Terpopuler

Harga Gabah di Abdya Tidak Seimbang dengan Kenaikan Harga BBM

06/09/2022

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com