Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Anies Baswedan Janji Tak Ada Komersialisasi di TIM: Agar Kegiatan Seni Bisa Berjalan

Admin1 by Admin1
24/09/2022
in Nasional
0

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan prioritas pemerintah saat ini adalah memberikan perhatian penuh terhadap seluruh kegiatan kesenian dan kebudayaan. Oleh karena itu, ia memastikan tidak ada komersialisasi di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta untuk mendukung kemajuan seni budaya.

Hal ini, kata dia, dilakukan dengan menyediakan alokasi pembiayaan untuk berbagai kegiatan kesenian dan kebudayaan. “Karena itulah di TIM dilakukan pembaruan,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jumat, 23 September 2022.

Ia mengatakan komitmen ini diwujudkan dalam bentuk anggaran yang nantinya disalurkan dari pemerintah agar kegiatan seni bisa berjalan tanpa ada komersialisasi.

Anis Baswedan meminta agar ada alokasi subsidi untuk menjamin kelangsungan aktivitas seni budaya di TIM yang dibangun dengan alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 1,4 triliun. “Pemerintah harus mengalokasikan anggaran yang cukup untuk seni budaya,” katanya.

Menurut dia, untuk tidak berorientasi mencari keuntungan, Taman Ismail Marzuki dikelola oleh BUMD DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), melalui unit usaha yang khusus mengelola kegiatan seni budaya dan terpisah dari unit komersial.

Selain itu, Anies Baswedan menginginkan TIM menjadi wadah yang bisa mewadahi seluruh penggiat seni dan budaya untuk bisa melahirkan karya-karya besar di kemudian hari. Karya-karya tersebut diharapkan juga dapat mempesona hingga skala global. “Mereka-mereka yang nantinya akan menandai bahwa dari Indonesia hadir seniman seniman hebat, mewakili nama kita di gelanggang dunia,” katanya.

Hal ini, kata dia, menjadi kesempatan untuk mengundang seluruh dunia untuk tampil di TIM. “Sebagai karya yang menandai Jakarta sebagai Kota global dan karya yang menandai komitmen kami dalam mendukung kegiatan seni dan budaya,” ucap Gubernur DKI itu.

Revitalisasi tidak saja dilakukan pada bangunan atau fisik TIM, melainkan dilakukan peningkatan mutu dan kualitas. “Ini dilakukan tanpa disertai dengan komersialisasi tapi justru dengan mengalokasikan yang cukup untuk kegiatan kebudayaan,” kata Anies.

Revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ-TIM) telah dikukuhkan Gubernur Anies pada peringatan 50 tahun Taman Ismail Marzuki pada akhir 2018, sementara proses revitalisasi dimulai pada pertengahan 2019.

Revitalisasi TIM dirancang dari akar semangat budaya lokal yang dipadukan dengan konsep modernitas, keindahan, kenyamanan, dan keasrian lingkungan, sehingga PKJ-TIM diharapkan dapat menjadi ikon baru kota Jakarta.

Sumber: Tempo

Previous Post

Seluruh Fraksi DPR Aceh Terima Raqan Perubahan APBA 2022

Next Post

Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

Next Post

Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas

Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas

15/10/2026
Aceh Timur Bangun Rumah Garam Pulihkan Usaha Masyarakat Pascabencana

Aceh Timur Bangun Rumah Garam Pulihkan Usaha Masyarakat Pascabencana

15/10/2026
MKKS SMP Wilayah V Aceh Besar Latih Guru Manfaatkan Papan Interaktif Digital

MKKS SMP Wilayah V Aceh Besar Latih Guru Manfaatkan Papan Interaktif Digital

15/10/2026
Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

15/10/2026
Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

Terpopuler

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

14/10/2026

Anies Baswedan Janji Tak Ada Komersialisasi di TIM: Agar Kegiatan Seni Bisa Berjalan

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 2]

Bupati Tembus Bappenas, SKPK Pidie Jaya Kembali Usulkan Revisi R3P

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com