BLANGPIDIE – Pj Bupati Aceh Barat Daya, H. Darmansah, S. Pd MM Berjanji akan menyelesaikan masalah lahan yang dituntut mantan Kombatan GAM dan korban Konflik di kabupaten tersebut.
Hal itu disamapaikan Darmansyah saat memimpin rapat dengan Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah 013 Blangpidie terkait lahan untuk korban Konflik Aceh serta mantan Gerakan Aceh Merdeka dalam Kabupaten Aceh Barat Daya.
Rapat yang berlangsung di Pendopo Bupati itu turut hadir Sekda Abdya, Salman Alfarisi, Kepala Dinas Pertanahan, Rizal, Kepala PKPA Abdya Syukramizar, Dandim diwakili, Wakapolres Kompol Muhaiyat Efendi dan beberapa unsur terkait lainnya, Senin (26/09/2022).
Sementara dari unsur KPA dihadiri oleh Ketua KPA 013 Blangpidie, H.Abdurrahman alias Tgk Doraman didampingi beberapa petinggi KPA termasuk dua anggota DPRK yakni Hendra Fadli dan Sardiman alias Tgk. Panyang.
Pj Bupati dalam kesempatan ini mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk mencarikan solusi terkait harapan korban konflik khususnya di Abdya.
“Tepatnya lahan untuk korban konflik Aceh. Kita ingin merespons cepat, tapi tetap harus menaati aturan hukum yang ada,” kata Darmansyah dalam rapat tersebut.
Setelah mendengarkan pendapat dan pandangan dari beberapa pihak, termasuk alternatif lahan yang ditawarkan oleh pihak KPA. Saat ditelusuri, ternyata lahan itu sudah diajukan permohonan garap kepada pemerintah pusat oleh sebuah LSM yang mengatasnamakan Gampong dengan seluas 4 ribu hektare lebih.
“Ini kita cari tahu siapa. Kita duduk dengan mereka. Apa mau mereka, masak pemerintah tidak tahu soal ini. Ini tanah kita. Jadi, hari Rabu (28 September) lusa, kita duduk dengan mereka,” tutur Darmansah.
Ia menegakan, rapat selanjutnya nanti akan melibatkan Pemkab Abdya, unsur KPA, TNI-Polri, BPN dan pihak LSM pengusul. Hal itu bertujuan untuk membahas terkait lahan tersebut.
“Selain itu juga bernegosiasi untuk mendapati jalan terbaik sehingga lahan untuk korban konflik terjawab tanpa menimbulkan konflik baru. Cari siapa yang mengusulkan tanah di Alue Jeureujak, Babahrot itu. Kita duduk dengan mereka, Rabu pagi kita rapat kembali membahas tentang ini,” tegasnya.
Sementara Wakil Ketua ll DPRK Abdya, Hendra Fadli mengapresiasi respons cepat Pj Bupati Darmansah. Katanya, lahan yang diusulkan pihaknya kepada Pemkab tidak berbentuk intervensi tapi lebih kepada alternatif.
“Kami sangat senang atas keseriusan pemerintah terkait lahan eks kombatan. Semoga nanti membuahkan hasil sesuai harapan,” ungkapnya singkat. [Rusman]











