Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rusia Beri Diskon Besar-besaran Bensin hingga Gandum untuk Taliban

Admin1 by Admin1
28/09/2022
in Internasional
0

Jakarta – Taliban telah menandatangani kesepakatan sementara dengan Rusia untuk memasok bensin, solar, gas dan gandum ke Afghanistan. Hal ini diutarakan oleh Penjabat Menteri Perdagangan dan Industri Afghanistan Haji Nooruddin Azizi yang dilansir dari Reuters, Rabu, 28 September 2022.

Azizi mengatakan kementeriannya sedang bekerja untuk mendiversifikasi mitra dagangnya. Rusia telah menawarkan diskon kepada pemerintah Taliban untuk harga komoditas global rata-rata.

Kesepakatan itu adalah transaksi internasional pertama yang dilakukan oleh Taliban sejak berkuasa kembali di Afghanistan lebih dari setahun yang lalu. Kesepakatan itu dapat membantu meringankan isolasi gerakan Islam yang secara efektif memutusnya dari sistem perbankan global.

Tidak ada negara yang secara resmi mengakui kelompok Taliban yang melakukan pemberontakan selama 20 tahun melawan pasukan Barat dan sekutu lokal di Afghanistan sebelum menyerbu ke Kabul saat pasukan AS mundur. Para diplomat Barat mengatakan Taliban perlu mengubah arahnya pada hak asasi manusia, khususnya perempuan. Taliban juga harus membuktikan bahwa mereka telah memutuskan hubungan dengan kelompok-kelompok militan internasional untuk mendapatkan pengakuan formal.

Rusia tidak secara resmi mengakui pemerintah Taliban, tetapi Moskow menjadi tuan rumah bagi para pemimpin gerakan itu menjelang jatuhnya Kabul dan kedutaan besarnya tahun lalu. Rusia juga hanya satu dari sedikit negara yang tetap membuka kantor kedutaannya di ibu kota Afghanistan.

Taliban Impor Gandum, Bensin hingga Diesel dengan Harga Miring dari Rusia

Azizi mengatakan berbekal kesepakatan itu, Rusia akan memasok sekitar satu juta ton bensin, satu juta ton diesel, 500.000 ton gas minyak cair (LPG) dan dua juta ton gandum setiap tahun.

Kementerian energi dan pertanian Rusia tidak segera menanggapi permintaan ihwal perjanjian tersebut. Kantor Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak, yang bertanggung jawab atas minyak dan gas, juga tidak menanggapi.

Azizi mengatakan perjanjian itu akan berjalan untuk masa percobaan yang tidak ditentukan. Setelah itu kedua belah pihak diharapkan meneken kesepakatan jangka panjang jika transaksi itu memuaskan.

Dia menolak memberikan perincian tentang harga atau metode pembayaran. Azizi hanya mengatakan Rusia telah menyetujui diskon ke pasar global untuk barang-barang yang akan dikirim ke Afghanistan melalui jalan darat dan kereta api.

Kesepakatan itu diselesaikan setelah tim teknis Afghanistan menghabiskan beberapa minggu dalam diskusi di Moskow. Bulan lalu, Azizi berada di Moskow.

Sejak Taliban mendapatkan kembali kekuasaan, Afghanistan telah jatuh ke dalam krisis ekonomi. Bantuan pembangunan yang diandalkan negara itu dipotong dan di tengah sanksi yang sebagian besar membekukan sektor perbankan.

Kesepakatan perdagangan kemungkinan akan diawasi dengan ketat di Amerika Serikat. Para pejabatnya mengadakan pembicaraan rutin dengan Taliban mengenai rencana sistem perbankan negara itu.

Washington telah mengumumkan pembentukan dana perwalian Swiss untuk beberapa cadangan bank sentral Afghanistan yang disimpan di Amerika Serikat. Taliban telah menuntut agar dana bank sentral Afghanistan yang jumlahnya mencapai US$ 7 miliar dicairkan untuk operasional.

Masyarakat Afghanistan Hidup dalam Kemiskinan

Azizi mengatakan data internasional menunjukkan sebagian besar warga Afghanistan hidup di bawah garis kemiskinan. Kantornya bekerja untuk mendukung perdagangan dan ekonomi internasional.

“Afghanistan sangat membutuhkan,” katanya. “Apa pun yang kami lakukan, kami melakukannya berdasarkan kepentingan nasional dan kemaslahatan rakyat.”

Dia mengatakan Afghanistan juga menerima beberapa gas dan minyak dari Iran dan Turkmenistan. Selain itu ada hubungan dagang yang yang kuat dengan Pakistan, namun kini mereka ingin melakukan diversifikasi.

“Sebuah negara tidak boleh bergantung hanya pada satu negara, kita harus memiliki cara alternatif,” katanya.

Negara-negara Kelompok Tujuh (G7) berusaha menemukan cara untuk membatasi pendapatan ekspor BBM dari Rusia setelah invasinya ke Ukraina pada Februari. Namun Moskow berhasil mempertahankan pendapatan melalui penjualan minyak mentah ke Asia yang meningkat terutama ke China dan India. Uni Eropa akan melarang impor minyak mentah Rusia mulai 5 Desember dan produk minyak Rusia pada 5 Februari.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Filipina Tutup 175 Perusahaan Judi dan Usir 40 Ribu Pekerja China

Next Post

Diskusi Publik Seni Budaya dalam Pandangan Islam Berlangsung Sukses

Next Post

Diskusi Publik Seni Budaya dalam Pandangan Islam Berlangsung Sukses

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Ada Tumpahan CPO di Gunung Geurutee Bahayakan Pengemudi

Ohku, Ada Tumpahan CPO di Gunung Geurutee Bahayakan Pengemudi

26/04/2026
1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

26/04/2026
Kualifikasi Pra PORA Cabor Balap Motor, Abdya dan 11 Kabupaten/Kota Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

Kualifikasi Pra PORA Cabor Balap Motor, Abdya dan 11 Kabupaten/Kota Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

26/04/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Lima Sapi Berkeliaran di Ingin Jaya

Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Lima Sapi Berkeliaran di Ingin Jaya

26/04/2026
Irwansyah Bantu Warga Aceh Jaya Korban KDRT di Banda Aceh

Irwansyah Bantu Warga Aceh Jaya Korban KDRT di Banda Aceh

26/04/2026

Terpopuler

BPC HIPMI Sambut Kehadiran Pengusaha Ternama di Jakarta dan Eropa Asal Abdya pada Ajang HUT Abdya ke-24

BPC HIPMI Sambut Kehadiran Pengusaha Ternama di Jakarta dan Eropa Asal Abdya pada Ajang HUT Abdya ke-24

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

1.000 Paket Digelontorkan, PMI Pidie Jaya Sasar Warga Huntara Terdampak Banjir

Kualifikasi Pra PORA Cabor Balap Motor, Abdya dan 11 Kabupaten/Kota Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com