Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Serbia Ancam Kirim Pasukan dan Siaga Perang dengan Kosovo

Admin1 by Admin1
28/12/2022
in Internasional
0

Jakarta – Ketegangan antara Serbia dan Kosovo kembali memanas hingga Belgrade mengancam siap mengerahkan pasukan ke perbatasan untuk berperang.

Menteri Pertahanan Serbia, Milos Vucevic, mengatakan pasukan mereka dalam mode siap tempur di perbatasan kedua negara pada Selasa (27/12).

“Presiden Serbia [Aleksandar Vucic] memerintahkan tentara Serbia untuk berada dalam kesiapan tempur tertinggi yaitu pada tingkat penggunaan angkatan bersenjata,” kata Vucevic pada Senin (26/12), seperti dikutip AFP.

Vucic juga meminta penambahan personel angkatan bersenjata khusus, dari 1.500 menjadi 5.000.

Pekan lalu, Perdana Menteri Serbia, Ana Brnabic, juga menyatakan hal serupa. Ia menilai situasi di utara Kosovo dekat perbatasan negaranya tengah diambang konflik bersenjata.

Mengapa Serbia mengancam siap perang di Kosovo?

Kosovo memang tengah bergejolak sejak November lalu. Konflik ini bermula saat ratusan pekerja etnis Serbia di Kosovo ramai-ramai mengundurkan diri.

Mereka memprotes keputusan kontroversial pemerintah Kosovo yang melarang orang Serbia di negara tersebut menggunakan plat nomor yang dikeluarkan Belgrade. Protes tersebut muncul dari berbagai kalangan profesi seperti hakim, jaksa, hingga polisi.

Menurut Al Jazeera, tercatat 600 polisi mengundurkan diri imbas kebijakan pelat nomor Serbia.

Mereka memprotes keputusan kontroversial pemerintah Kosovo yang melarang orang Serbia di negara tersebut menggunakan plat nomor yang dikeluarkan Beograd.

Protes itu muncul dari berbagai kalangan profesi seperti hakim, jaksa hingga ratusan polisi.

Para etnis Serbia itu memandang kebijakan pelat nomor itu sebagai penghinaan dan ancaman terhadap identitas mereka.

Kosovo terus bergejolak hingga 10 Desember. Saat itu, warga Serbia di Kosovo geram setelah pihak berwenang menangkap satu dari 600 mantan polisi Serbia yang mengundurkan diri.

Mereka kemudian protes dan mendirikan barikade. Aksi ini menyebabkan lalu lintas lumpuh di sekitar dua penyeberangan perbatasan.

Beberapa jam usai barikade didirikan, polisi Kosovo mengalami tiga serangan senjata api berturut-turut di salah satu jalan menuju perbatasan.

Barikade tersebut bertepatan dengan laporan penembakan yang meningkat. Penembakan terbaru juga dilaporkan terjadi pada 25 Desember lalu.

Pasukan penjaga perdamaian internasional yang dipimpin NATO di Kosovo (KFOR) kemudian menyelidiki insiden tersebut.

KFOR menyatakan penembakan saat Hari Natal itu terjadi di dekat Zubin Patok, salah satu kawasan patroli mereka dan melibatkan orang tak dikenal. Mereka juga mengatakan tak ada yang terluka dalam insiden tersebut.

Riwayat konflik

Konflik antara Kosovo dan Serbia memang telah lama terjadi.

Dikutip DW, rekam jejak permusuhan Kosovo-Serbia bisa ditilik usai perpecahan Yugoslavia menjadi Kroasia, Macedonia, Montenegro, Serbia, dan Slovenia.

Satu tahun kemudian protes dari penduduk Kosovo yang kala itu merupakan salah satu provinsi di Serbia pecah dan menuntut merdeka menjadi republik federal.

Puncaknya saat Kosovo mendeklarasikan kemerdekaannya lepas dari Serbia pada 2008 lalu.

Serbia dan sekutunya Rusia masih belum mengakui pemisahan diri Kosovo ini. Belgrade masih berupaya mengintegrasikan wilayah bekas provinsinya itu.

Deklarasi kemerdekaan Kosovo pada 17 Februari 2008 bahkan berbuntut protes pemerintahan Serbia. Mereka melancarkan aksi untuk memerangi deklarasi Kosovo, antara lain mengingatkan para duta besarnya untuk protes di berbagai negara yang mulai mendukung kemerdekaan Kosovo.

Sejumlah pihak menilai ketegangan Kosovo dan Serbia juga ikut memanas sejak invasi Rusia ke Ukraina berlangsung pada Februari lalu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Hary Tanoe Lantik Letjen (Purn) Ali Hamdan Bogra Pimpin Partai Perindo Papua Barat Daya

Next Post

Rusia Ultimatum AS Cs Tahan Diri Demi Cegah ‘Perang Nuklir’

Next Post

Rusia Ultimatum AS Cs Tahan Diri Demi Cegah 'Perang Nuklir'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ulama Dayah Aceh Barat Akan Gelar MUDAB Akbar ke-4, Hadirkan Ketua MPU Aceh Sebagai Pemateri

Ulama Dayah Aceh Barat Akan Gelar MUDAB Akbar ke-4, Hadirkan Ketua MPU Aceh Sebagai Pemateri

19/08/2026
Abdya Terima Bantuan Logistik Rp1,77 Miliar dari Pemerintah Aceh

Abdya Terima Bantuan Logistik Rp1,77 Miliar dari Pemerintah Aceh

19/08/2026
Bupati Abdya Santuni 1.604 Anak Yatim, Berharap Pejabat Bisa Jadi Ayah Asuh

Bupati Abdya Santuni 1.604 Anak Yatim, Berharap Pejabat Bisa Jadi Ayah Asuh

19/08/2026
Tak Cukup Kibarkan Bendera, Mapala CEMPAGA dan Relawan Gesit Pidie Bawa Semangat Kemerdekaan ke Perut Bumi

Tak Cukup Kibarkan Bendera, Mapala CEMPAGA dan Relawan Gesit Pidie Bawa Semangat Kemerdekaan ke Perut Bumi

19/08/2026
Kapolri Tinjau Pengungsian Korban Gempa NTT, 247 Ton Bantuan Dikerahkan Polri

Kapolri Tinjau Pengungsian Korban Gempa NTT, 247 Ton Bantuan Dikerahkan Polri

19/08/2026

Terpopuler

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

17/08/2026

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Serbia Ancam Kirim Pasukan dan Siaga Perang dengan Kosovo

Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri Kembali Absen di HUT ke 81 RI, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com