SINABANG – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, menggelar silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat di kepulauan Simeulue, Sabtu 14 Januari 2023.
Pertemuan yang berlangsung di Warkop Bang Joel Sinabang tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa serta wartawan.
“Ini lebih pada silaturahmi biasa. Silaturahmi itu menguatkan persaudaraan,” ujar Syech Fadhil di sela-sela acara.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas beberapa persoalan sakral yang terjadi di Simeulue saat ini. Salah satunya seperti naiknya harga tiket kapal bagi mobil pengangkut barang atau sembako dari daratan ke Simeulue.
Kenaikan tarif tersebut berlaku dari 4 Januari 2023. Kenaikan lebih dari 50 persen.
“Hal ini kemudian menyebabkan harga barang yang dipasok dari daratan menjadi mahal. Terutama sembako,” kata Azwil, salah seorang tokoh Simeulue dalam pertemuan ini.
Rahmad, perwakilan mahasiswa Simeulue, juga menambahkan bahwa persoalan lain yang dihadapi Simeulue adalah belum meratanya akses jaringan telekomunikasi di semua daerah.
“Ada beberapa daerah yang jaringan seluler belum masuk. Ini kendala,” kata dia.
Menyangkut hal ini, Syech Fadhil mengatakan menampung aspirasi tersebut dan sesuai fungsinya akan menyampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti.
“Ini poin pentingnya. Kita akan berjuang bersama-sama,” kata dia.
Syech Fadhil sendiri, rencananya akan berada di Kabupaten Simeulue hingga Minggu sore 15 Januari 2023. Selama di Simeulue, Syech Fadhil akan mengunjungi sejumlah tempat dan pesantren di kepulauan terluar itu.
Sehari sebelumnya, Syech Fadhil juga berkunjung ke salah satu dayah di Deli Serdang Sumatera Utara. Pesantren tersebut bernama Fahmussalam Al-Aziziyah yang dipimpin Abi Fahmi, pria asal Batee Kabupaten Pidie dan juga alumni MUDI Mesra Samalanga.
Di dayah ini, Syech Fadhil diminta untuk memberi motivasi kepada para santri.
Di dayah tersebut, sejumlah guru pengajar dan santri berasal dari Aceh.
Keberadaan pesantren tersebut kini menjadi salah penggerak syiar Islam di kawasan Maredal Satu, Deli Serdang, khususnya dan Sumut dan Aceh secara umum.






