Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Partai Demokrat Sebut Anies Baswedan Solusi Perbaikan Skor IPK Indonesia

Admin1 by Admin1
10/02/2023
in Nasional
0

Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra meyakini eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai solusi perbaikan skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang anjlok pada 2022.

Herzaky mengatakan Partai Demokrat menyayangkan penurunan skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia. Meski begitu, menurut dia, penurunan tersebut wajar bila menilik dari kondisi Indonesia pada saat ini.

“Banyak kebijakan pemerintah yang tidak menujukkan komitmen penegakan hukum yang berkeadilan dan komitmen dalam pemberantasan korupsi,” kata Herzaky dalam keterangan tertulis pada Jum’at 10 Februari 2023.

Oleh sebab itu, Herzaky mengatakan Anies Baswedan yang disebut-sebut antitesis Jokowi merupakan solusi perbaikan pemberantasan korupsi di Indonesia. Terlebih, kata dia, eks Menteri Pendidikan RI itu mengusung gagasan politik perubahan.

“Kami, Partai Demokrat, yakin Anies Baswedan bersama Koalisi Perubahan bisa memperbaiki dan meningkatkan skor Indeks Persepsi Korupsi,” kata Herzaky.

Selain itu, Herzaky menilai pemerintahan era kepemimpinan Presiden Jokowi perlu belajar banyak dalam upaya pemberantasan korupsi kepada era pemerintahan Soesilo Bambang Yudhoyono. Sebab, kata dia, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia mengalami kenaikan selama sepuluh tahun.

“IPK Indonesia dalam 10 tahun naik 14 poin dari 20 ke 34 poin,” ujar dia.

Sehingga, Herzaky mengatakan selama delapan tahun pemerintahan Jokowi seakan tidak memberikan dampak berarti dalam pemberantasan korupsi. “Bisa dikatakan sekan-akan selama 8 tahun pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di Indonesia berjalan stagnan,” ujarnya.

Herzaky juga menyarankan kepada pemerintahan Jokowi agar memperbaiki niat dalam upaya pemberantasan korupsi. Selain itu, dia meminta agar pemerintah tidak hanya sekadar gimmick soal perbaikan pemberantasan korupsi.

“Tunjukkan dalam kebijakan dan pelaksanaannya di lapangan. Jangan sibuk berkata manis di depan media dan sekadar lip service,” ujar dia.

Sebelumnya, Transparency International mengeluarkan Indeks Persepsi Korupsi tahunan pada 2022 termasuk Indonesia. Dalam penilaian tersebut, Indonesia mendapatkan angka 34 yang menunjukkan penurunan empat poin dari 2021 yaitu 38. Poin tersebut juga membuat posisi IPK Indonesia melorot ke posisi 110 dari 180 negara. Padahal pada 2021 Indonesia berada di posisi 96.

Sumber: Tempo

Previous Post

Kunjungan ke Aceh, Jokowi akan Resmikan Pabrik Pupuk hingga Serahkan KUR

Next Post

Menteri ESDM: Ekspor Emas Dihentikan Bertahap

Next Post

Menteri ESDM: Ekspor Emas Dihentikan Bertahap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Partai Demokrat Sebut Anies Baswedan Solusi Perbaikan Skor IPK Indonesia

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com