Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Buronan Interpol yang Ditangkap di Bali Diduga Jaringan Mafia Italia

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/02/2023
in Nasional
0
Buronan Interpol yang Ditangkap di Bali Diduga Jaringan Mafia Italia

WNA Australia, buronan Interpol yang ditangkap di Bali, diduga merupakan anggota jaringan mafia Ndrangheta di Italia. (CNN Indonesia/Kadafi)

Jakarta – Warga Negara Asing (WNA) Australia, bernama Strangio Antonio (35) buronan Interpol akan diserahkan langsung ke National Central Bureau (NCB) atau Interpol Roma, Italia, setelah ditangkap di Bali.

Kompol Anggaito Hadi Prabowo selaku Kaurmin Bagian Kejahatan Internasional dari NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa Strangio merupakan jaringan mafia Ndrangheta di Eropa.

“Keterangan dari NCB Roma memastikan bahwa yang bersangkutan diperlukan keterangannya di negaranya karena memang sudah diterbitkan internasional red notice dari tahun 2016 terkait dengan dugaan tindak pidana penyalahgunaan obat-obatan. Jadi, yang bersangkutan ini merupakan jaringan dari kelompok Ndrangheta,” ungkap Anggaito Hadi Prabowo di Kantor Imigrasi Kelas l Khusus TPI Ngurah Rai, Minggu (19/2).

“Ndrangheta juga sudah dilakukan operasi khusus di antara negara-negara Eropa bahwa seluruh anggotanya merupakan subyek-subyek red notice yang memang harus dipertanggungjawabkan di negaranya masing-masing,” lanjutnya.

Anggaito juga mengatakan organisasi Ndrangheta merupakan organisasi lama di Italia dan memiliki banyak anggota. Namun, anggota Ndrangheta yang beroperasi di wilayah Indonesia belum ditemukan.

“Ndrangheta sendiri beroperasi di Eropa tidak hanya narkotika juga penipuan dan kejahatan -kejahatan lainnya yang memang sangat meresahkan di sana, tetapi operasinya tidak sampai ke Indonesia,” katanya.

Strangio, kata Anggaito, diketahui merupakan jaringan mafia Ndrangheta setelah tahun 2014 terdapat empat anggota Ndrangheta ditangkap di Italia terkait penjualan mariyuana sebesar 160 kilo gram.

“Dari keterangan empat orang itu, muncul nama dia yang disangkakan (Strangio) terlibat. Dan pada saat proses pencarian 2014, yang bersangkutan tidak ada di Italia sehingga memunculkan kecurigaan bahwa yang bersangkutan terlibat dari kegiatan tersebut,” jelas Anggaito.

Interpol Italia kemudian menerbitkan red notice terhadap Strangio pada 2015 setelah pria tersebut kabur dari Italia dan ditemukan sedang berada di Australia.

Strangio ditangkap di Bali ketika pesawatnya yang menuju ke Australia sedang transit.

“Pada tahun 2015 dia sudah keluar dari negara Italia. Saat yang bersangkutan akan ke Australia, transit di Bali,” ujar Anggaito.

“Jadi dia mau ke Australia dan memang sudah beberapa tahun dia di Australia dan memang menurut keterangan hasil interogasi yang bersangkutan memliki bisnis properti di Australia,” sambungnya.

Antonio yang merupakan kewarganegaraan Italia dan Australia ini sebelumnya ditangkap oleh petugas Imigrasi Bali setelah tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Ia dipulangkan ke Italia pada Minggu (19/2) setelah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali.

“Yang bersangkutan akan segera dipulangkan. Namun untuk waktu dan nomer penerbangannya tidak bisa kami sampaikan demi keamanan dan kenyamanan,” kata Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Barron Ichsan.

Strangio dikawal oleh tiga petugas dariPolda Bali dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri ketika dipulangkan.

“Hasil koordinasi antara interpol Indonesia dengan Italia bahwa yang bersangkutan kami antar ke Italia. Jadi, tidak dijemput di sini,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.

Sebelumnya, Strangio Antonio ditangkap petugas imigrasi di Bandara Ngurah Rai pada Kamis (2/2). Ia merupakan buronan Interpol sejak 2016 karena menjual 160 kg ganja di Roma, Italia.

Keberadaannya tidak diketahui hingga pada Februari 2023 ketika ada informasi Antonio akan berlibur ke Bali. Dalam penangkapan itu, Antonio tidak membawa ganja ke Bali.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Bawa Celurit, 4 Remaja di Karawang Diamankan Polisi

Next Post

Peringati Isra Miraj, Dayah Darul Quran Aceh Datangkan Hafiz dari Palestina

Next Post
Peringati Isra Miraj, Dayah Darul Quran Aceh Datangkan Hafiz dari Palestina

Peringati Isra Miraj, Dayah Darul Quran Aceh Datangkan Hafiz dari Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

STAI Nusantara Serahkan Mahasiswa KPM di Kantor Camat Peukan Bada

STAI Nusantara Serahkan Mahasiswa KPM di Kantor Camat Peukan Bada

01/05/2026
Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

Al-Farlaky Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Karakter Pendidikan Anak Bangsa

30/04/2026
PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

PMII: Keberadaan Daycare Harus Benar-benar Aman Bagi Anak

30/04/2026
YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu untuk UMKM

30/04/2026
Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

Pernyataan Rampok Dana JKA, Jubir Pemerintah Aceh: Terlalu Semena-mena

30/04/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

PC IMM Abdya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com