CALANG – Romanda, 23 tahun, warga Gampong Tuwie Kareung, kecamatan Pasie Raya, akhirnya dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk menjalani perawatan.
Pemuda yatim ini sudah menderita sakit sejak tiga bulan terakhir. Selama ini ia hanya ditanggani oleh tenaga medis dari Puskesmas Pasie Raya. Romanda hanya mengonsumsi obat-obatan tapi tak kunjung sembuh.
Penanganan terhadap Romanda usai dikunjungi oleh anggota DPR Aceh, Azhar Abdurrahman.
“Saya mendapat laporan dari Timses di Gampong Tuwie Kareung bahwa ada warga kurang mampu yang mengalami sakit berat. Kemudian kami serombongan berkunjung kesana,” kata Azhar kepada atjehwatch.com, Rabu 8 Januari 2020.
“Saat saya datang, pasien ini yang terbujur di tempat tidur dengan kondisi suhu tubuh yang panas, dan kondisi badan yang telah memgalami peradangan. Iasudah lama mengalami sakit, sudah ber jalan 3 bulan, sudah mendapat perawatan dari tenaga medis Puskesmas Pasie Raya dan mendapat obat. Namun karena pasien belum mempan dengan obat yang diberikan, sehingga sakit yang diderita sangat pedih dan merintih mohon bantuan perawatan lanjutan.”
Kepada rombongan ini, salah seorang perawat dari Puskesmas Pasie Raya mengatakan pasien perlu mendapat perawatan lebih lanjut. Kata tenaga medis itu, Romanda perlu penanganan yang lebih serius serta obat yang lebih baik.
Azhar kemudian meminta KTP pasien. Ia kemudian memphoto KTP tadi. Sementara dari keterangan keluarga, perawatan Romanda terkendala biaya karena memang keluarga tersebut mengalami keterbatasan ekonomi.
“Saya sedih mendengar penuturan ini. Saya berharap Romanda segera berobat karena tak ada penyakit yang tak sembuh atas izin Allah SWT. Yang terpenting kita terus berusaha,” kata Azhar.
Menjelang sore hari, mantan bupati Aceh Jaya dua periode ini meminta izin pamit. Ia kemudian menyerahkan bantuan alakadar untuk keluarga ini.
Setiba di rumah, Azhar mengaku segera mengetik surat yang ditunjukan ke Dinas Kesehatan Aceh dengan tembusan Dinas Kesehatan Aceh Jaya. Pada hari yang sama, Azhar mengaku mengirim surat tadi.
“Saya melampirkan foto KTP dan foto kunjungan saya ke tempat pasien.”
Alhamdulillah, kata Azhar, akhir pada Rabu 8 Januari 2020, surat tersebut akhirnya direspon oleh Dinas Kesehatan.
“Pada saat yang sama, Timses dari Tuwie Kareung menelepon saya, bahwa pasien yang dikunjungi sudah ditangani oleh Dinas Kesehatan Aceh Jaya dan dibawa ke rumah sakit. Dalam hati saya merasa senang mendapat respon cepat dari Pihak Dinas Kesehatan Aceh Jaya atas laporan kami.”
“Saya ingin menyampaikan bahwa peran Timses untuk meneruskan informasi yang akurat dapat membantu orang yang butuh bantuan. Membantu tidak harus dengan uang, tapi dengan usaha akan menuai hasilnya. Seringnya berbuat baik kita akan bahagia. kabahagian dapat melumatkan segala hal fitnah. Selamat kepada pekerja social,” ujar politisi Partai Aceh ini lagi. []









