Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Akhirnya, Menlu Retno Upayakan Evakuasi 1.209 WNI di Sudan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/04/2023
in Internasional
0
Menlu Retno: 13.000 Senjata Nuklir Jadi Ancaman Keamanan Dunia

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi menyerukan pemusnahan senjata nuklir dunia. Foto/SINDOnews.com

Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berupaya menggapai Khartoum dan memimpin langsung rapat koordinasi persiapan evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Sudan, yang tengah dilanda konflik mematikan sejak akhir pekan lalu.

Retno, dalam pernyataan pers virtual dari Jakarta pada Kamis, 20 April 2023, menyatakan, jeda kemanusiaan di Sudan, akan menjadi kunci bagi pelaksanaan evakuasi dan keberlanjutan bantuan.

“Koordinasi pada tingkat teknis atau working level akan terus dilakukan,” katanya.

Berdasarkan data Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum, WNI yang berada di Sudan saat ini berjumlah 1.209. Retno mengatakan, dia tengah mematangkan rencana evakuasi bersama lima perwakilan Indonesia di luar negeri, yaitu KBRI Khartoum, Kairo, Riyadh, Addis Ababa, dan KJRI Jeddah.

Menteri Retno mengaku sudah mengontak timpalannya dari Sudan untuk meminta perlindungan bagi perwakilan WNI dan warga Indonesia di negara itu, namun belum mendapatkan balasan.

Tim perlindungan WNI dan KBRI Khartoum sejauh ini sudah berhasil mengevakuasi 43 WNI yang terjebak di lokasi pertempuran ke rumah aman yang disediakan perwakilan RI. Menurut Retno, KBRI dan organisasi kemasyarakatan Indonesia sudah mendistribusikan bahan pangan dan logistik kepada WNI yang memerlukan.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyerukan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk segera menggelar pertemuan darurat mendesak gencatan senjata dalam konflik di Sudan yang makin memburuk.

“Indonesia mendesak DK PBB untuk segera bertindak,” kata Retno dalam pengarahan media daring dari Jakarta pada Senin, 29 April 2023.

Retno menyebut seruan bagi Dewan Keamanan PBB ini sudah disampaikan melalui Wakil Tetap RI di New York. Dia menilai jeda kemanusiaan penting untuk memastikan evakuasi dan bantuan terus berlanjut.

Sebelumnya, sebuah upaya baru untuk gencatan senjata dalam pertempuran yang ganas antara militer Sudan dan pasukan paramiliter di Khartoum dan tempat lain gagal, Rabu. Gagalnya gencatan senjata membuat rakyat Sudan mencemaskan menyusutnya pasokan makanan dan gangguan dalam layanan medis.

Gencatan senjata 24 jam seharusnya berlaku efektif pukul 6 sore waktu setempat. Dua saksi mata di wilayah yang berbeda di ibukota mengatakan kepada Reuters bahwa pertempuran berlanjut.

Sebelumnya pada hari itu pengeboman terus-menerus terdengar di pusat Khartoum di sekitar kompleks yang menampung markas besar tentara dan di bandara utama, yang diperebutkan dengan sengit dan dihentikan sejak pertempuran meletus pada akhir pekan.

Asap tebal membumbung ke langit dan jalan-jalan sebagian besar kosong di ibukota. Tembakan terdengar di selatan kota, kata seorang saksi Reuters, sementara tentara tampaknya merebut kembali bandara militer utama di utara Sudan, seperti ditunjukkan rekaman gambar di jaringan TV al Arabiya.

Penguasa militer Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, mengatakan dia beroperasi dari markas tentara Khartoum. Reuters tidak dapat memastikan apakah dia masih di sana pada Rabu.

“Angkatan bersenjata membalas serangan baru di sekitar Komando Umum,” kata tentara dalam sebuah pernyataan.

Berdiam di rumah mereka, penduduk ibu kota, salah satu kota terbesar di Afrika, berjuang menghadapi pemadaman listrik dan khawatir berapa lama persediaan makanan akan bertahan.

“Hari ini kami mulai kehabisan beberapa barang penting,” kata arsitek Hadeel Mohamed, prihatin atas keselamatan saudara laki-lakinya yang pergi mencari makanan.

Tanpa tanda-tanda perdamaian di kota itu sebelum Hari Raya yang menandai akhir Ramadan pekan ini, beberapa warga Khartoum mengabaikan pengeboman untuk pergi ke negara bagian terdekat Al Gezira, di selatan, dimana belum ada pertempuran dilaporkan.

Perebutan kekuasaan di Sudan telah menggagalkan peralihan ke pemerintahan sipil dan menimbulkan kekhawatiran akan konflik yang lebih luas. Pertempuran di Ibu Kota Khartoum dan kota kembar Omdurman dan Bahri yang bersebelahan sejak Sabtu adalah yang terburuk dalam beberapa dasawarsa.

Konflik militer antara tentara nasional Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter di Khartoum dan wilayah sekitarnya telah berkecamuk sejak Sabtu, 15 April. Berdasarkan data WHO pada Rabu, 19 April 2023, sekitar 300 orang telah tewas dalam kekerasan terbaru di Sudan, sementara hampir 3.000 lainnya terluka.

Sumber: antara

Previous Post

Pesawat Boeing 737-300F Asal Indonesia Dikabarkan Hancur di Bandara Khartoum Sudan

Next Post

Ribuan Warga Shalat Id Fitri di Blang Padang Banda Aceh

Next Post
Ribuan Warga Shalat Id Fitri di Blang Padang Banda Aceh

Ribuan Warga Shalat Id Fitri di Blang Padang Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kesbangpol Aceh Ajak Gen Z Jadi Agen Perdamaian Digital, Tangkal Hoaks dan Intoleransi di Aceh

Kesbangpol Aceh Ajak Gen Z Jadi Agen Perdamaian Digital, Tangkal Hoaks dan Intoleransi di Aceh

06/08/2026
Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

06/08/2026
Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

06/08/2026
Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

06/08/2026

Terpopuler

Menlu Retno: 13.000 Senjata Nuklir Jadi Ancaman Keamanan Dunia

Akhirnya, Menlu Retno Upayakan Evakuasi 1.209 WNI di Sudan

22/04/2023

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com