Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pesawat Boeing 737-300F Asal Indonesia Dikabarkan Hancur di Bandara Khartoum Sudan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/04/2023
in Internasional
0
Pesawat Boeing 737-300F Asal Indonesia Dikabarkan Hancur di Bandara Khartoum Sudan

Tangkapan layar media sosial

KHARTOUM – Konflik bersenjata antara militer Sudan dengan kelompok para militer Rapid Support Forces (RSF) telah memasuki hari ketujuh pada Jumat, (21/4/2023).

Pertempuran kedua belah pihak telah menyebabkan setidaknya 300 orang tewas dan lebih dari 3.000 lainnya luka-luka.

Sementara itu, pengamat penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia (Japri) Gerry Soejatman membagikan sejumlah foto pesawat Boeing 737-300F dengan nomor registrasi PK-YGW milik Asiana Cargo Airlines, yang terjebak berada di Bandara Khartoum.

Tidak dijelaskan misi apa yang membawa pesawat kargo asal Indonesia tersebut hingga berada di Sudan. Dari citra foto satelit, disebut bahwa pesawat kargo tersebut dalam kondisi hancur.

“Pesawat Boeing 737-300 PKYGW yang dioperasikan Asia Cargo Airlines yang nyangkut di Khartoum, akhirnya hancur juga akibat konflik di Sudan,” tulis akun Twitter @GerryS.

“Foto 1 dan 2: Gambar satelit di hari senin/selasa, kelihatan utuh dari jauh namun kalau di zoom terlihat ada kerusakan di badan bagian atas. Foto 3 dan 4: Foto terkini, PKYGW sudah hancur terbakar,” masih kata akun tersebut.

Sekadar diketahui, RSF atau yang juga dikenal sebagai Janjaweed adalah paramiliter yang didirikan Bashir untuk menumpas pemberontakan di Darfur pada 2003 dan dikenal dengan kekejaman dan pembunuhan sistematis selama konflik tersebut.

Pada 2019, RSF yang dipimpin Hemedti bekerja sama dengan militer Sudan untuk menggulingkan Bashir. Namun, pasca kudeta kedua faksi militer itu saling bersaing dan berebut pengaruh, yang menimbulkan percikan-percikan konflik.

Hal lain yang mendorong pecahnya kudeta adalah tuntutan sipil agar paramiliter RSF yang bermasalah diawasi dan diintegrasi ke dalam Angkatan Bersenjata Sudan.

Termasuk di antara tuntutan sipil ini adalah penyerahan kepemilikan militer di bidang pertanian, perdagangan, dan industri yang menguntungkan dan menjadikan mereka sebagai kekuatan berpengaruh di Sudan.

RSF yang dibentuk Bashir juga menghadapi sejumlah tuduhan kejahatan perang atas peran mereka dalam konflik di Darfur pada 2003 dan dugaan genosida selama konflik tersebut. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) berusaha mengadili Bashir dan tokoh-tokoh Sudan lain yang terlibat dalam kekejaman tersebut.

Tidak hanya di Darfur, RSF, bahkan militer Sudan juga dituduh terlibat dalam kekerasan dan pembunuhan pasca kudeta 2019 dan 2021.

Sumber: okezone.com

Previous Post

UMKM Ramadhan Fair Nagan Raya Raup Rp500 juta

Next Post

Akhirnya, Menlu Retno Upayakan Evakuasi 1.209 WNI di Sudan

Next Post
Menlu Retno: 13.000 Senjata Nuklir Jadi Ancaman Keamanan Dunia

Akhirnya, Menlu Retno Upayakan Evakuasi 1.209 WNI di Sudan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Tiga Pelaku Curanmor Diringkus, Polisi Ungkap Aksi di Dua Lokasi di Pidie

Nyan, Tiga Pelaku Curanmor Diringkus, Polisi Ungkap Aksi di Dua Lokasi di Pidie

23/04/2026
Musrembang 2027, Mualem Fokus Berantas Kemiskinan dan Mitigasi Bencana

Musrembang 2027, Mualem Fokus Berantas Kemiskinan dan Mitigasi Bencana

23/04/2026
Bangun dan Perkuat Sinergi, HIPMI Silaturahmi dengan Kejari Aceh Barat Daya

Bangun dan Perkuat Sinergi, HIPMI Silaturahmi dengan Kejari Aceh Barat Daya

23/04/2026
8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

23/04/2026
Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com