Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

redaksi by redaksi
23/04/2026
in Kampus
0
PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

BANDA ACEH – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Ar-Raniry menggelar audiensi strategis bersama pimpinan STAI Pante Kulu dalam rangka mematangkan agenda kegiatan kaderisasi yang tidak hanya terstruktur secara teknis, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai ajaran Islam.

Audiensi tersebut diwakili oleh Ketua Bidang Kaderisasi PMII Komisariat UIN Ar-Raniry, Sahabat Muhammad Afif Irvandi El Tahiry, yang bertemu langsung dengan Ketua STAI Pante Kulu, Ibu Dr. Sarina Aini, Lc., MA., Ph.D., didampingi oleh Bidang Kemahasiswaan Bapak M. Isa Yusuf, serta Wakil Presiden Mahasiswa STAI Tgk Chik Pante Kulu, Abang Mubasyir, Kamis 23 April 2026

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat intelektual itu, pembahasan difokuskan pada penyusunan agenda kegiatan, penguatan teknis pelaksanaan, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam setiap proses kaderisasi.

Afif menegaskan bahwa PMII sebagai organisasi kader harus mampu menjaga keseimbangan antara intelektualitas, spiritualitas, dan gerakan sosial.

“Kaderisasi bukan hanya soal mencetak aktivis, tetapi melahirkan insan yang memiliki zikir, fikir, dan amal shaleh sebagai satu kesatuan nilai hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Sarina Aini menekankan pentingnya menjaga ruh keislaman dalam setiap aktivitas kemahasiswaan, terutama dalam konteks Aceh yang memiliki akar sejarah keulamaan yang kuat.

Ia mengingatkan bahwa STAI Pante Kulu berdiri tidak lepas dari jejak perjuangan ulama besar Aceh, yaitu Tgk Chik Pante Kulu, yang dikenal sebagai figur ulama yang tidak hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun peradaban Islam di Aceh.

Nama Tgk Chik Pante Kulu bukan sekadar simbol historis, tetapi representasi dari tradisi keilmuan dan perjuangan Islam di Aceh. Ia dikenal sebagai ulama yang menanamkan nilai tauhid, akhlak, serta pendidikan berbasis dayah yang menjadi fondasi masyarakat Aceh hingga hari ini.

Dalam konteks tersebut, audiensi ini tidak hanya membahas teknis acara semata, tetapi juga upaya menghidupkan kembali spirit keulamaan dalam dunia kampus. Sebuah langkah yang dinilai krusial di tengah tantangan modernitas yang kerap menjauhkan generasi muda dari akar nilai.

Bapak M. Isa Yusuf dalam pandangannya menyampaikan bahwa kegiatan mahasiswa harus tetap berada dalam koridor syariat Islam, baik dari segi konsep, pelaksanaan, hingga dampaknya terhadap masyarakat.

“Kegiatan yang baik bukan hanya sukses secara acara, tetapi juga bernilai ibadah dan membawa keberkahan,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Presiden Mahasiswa, Mubasyir, yang menilai kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga mahasiswa dalam membangun karakter kader yang unggul.

Penetapan Waktu Pelaksanaan

Dari hasil audiensi tersebut, disepakati bahwa kegiatan akan dilaksanakan pada hari Minggu, 3 Mei 2026, sebagai bentuk komitmen bersama dalam merealisasikan agenda yang telah dirancang secara matang, baik dari sisi konsep maupun teknis pelaksanaan.

Audiensi ini menghasilkan kesepahaman bahwa seluruh agenda yang akan dilaksanakan nantinya harus memperhatikan tiga hal utama: kematangan konsep, kesiapan teknis, dan kesesuaian dengan ajaran Islam.

PMII dan STAI Pante Kulu sepakat bahwa kaderisasi bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan proses pembentukan manusia paripurna yang berpikir tajam, berzikir dalam, dan beramal nyata.

Di tengah dinamika zaman yang kian kompleks, langkah ini menjadi penting: mengikat gerakan mahasiswa pada nilai, bukan sekadar euforia kegiatan.

Sebab dari ruang-ruang diskusi seperti inilah, masa depan kader dan mungkin masa depan umat sedang dirancang dan dibentuk.

Previous Post

Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

Next Post

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Next Post
Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com