Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Waduh, Jembatan Gantung di Pedalaman Aceh Barat Ambruk

Admin1 by Admin1
12/08/2023
in Lintas Tengah
0
Waduh, Jembatan Gantung di Pedalaman Aceh Barat Ambruk

Jembatan gantung sepanjang 250 meter yang membentang dua desa antara Desa Cot Punti, Kecamatan Woyla Timur dan Desa Panton, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, putus total sehingga menyebabkan akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman terganggu, Jumat (11/8/2023) sore. (ANTARA/HO-Dok. Istimewa)

Meulaboh – Sebuah jembatan gantung sepanjang 160 meter yang menghubungkan dua desa antara Desa Cot Punti, Kecamatan Woyla Timur dengan Desa Panton, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, pada Jumat sore sekira pukul 15.30 WIB, ambruk dan jatuh ke sungai.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun akses masyarakat di desa kami putus total. Kami tidak tahu sebabnya karena jembatan putus tiba-tiba,” kata Kepala Desa (Keuchik) Cot Punti, Kecamatan Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat, Teuku Aidi yang dihubungi dari Meulaboh, Jumat.

Ia menyebutkan, jembatan gantung yang dibangun pada tahun 2017 tersebut putus secara tiba-tiba. Saat jembatan gantung yang membentang di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla, putus tidak ada warga yang melintasi .

Teuku Aidi mengatakan akibat putusnya jembatan tersebut, ratusan masyarakat di wilayah pedalaman tersebut kesulitan untuk beraktivitas secara ekonomi dan sehari-hari.

Menurutnya, jembatan tersebut selama ini merupakan satu-satunya akses terdekat memasarkan hasil kebun, palawija, dan akses transportasi terdekat menuju ke ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

“Dengan sudah putusnya jembatan gantung ini, masyarakat kami yang ingin ke Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, harus menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer ke ibu kota Kecamatan Woyla Induk, ini tentu sangat jauh,” katanya.

Pihaknya mengharapkan agar kerusakan akses transportasi tersebut segera mendapatkan penanganan serius dari Pemeintah Kabupaten Aceh Barat.

Teuku Aidi juga mengatakan pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Camat Woyla Timur sebagai pimpinan tertinggi di tingkat Kecamatan.

Sumber: antara

Previous Post

Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh Sambut Penyuluh Terbaik Satu PAI Award 2023

Next Post

Anak Mantan Bupati Aceh Tengah Diperiksa Terkait Kasus APE

Next Post
Anak Mantan Bupati Aceh Tengah Diperiksa Terkait Kasus APE

Anak Mantan Bupati Aceh Tengah Diperiksa Terkait Kasus APE

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

Waduh, Jembatan Gantung di Pedalaman Aceh Barat Ambruk

Waduh, Jembatan Gantung di Pedalaman Aceh Barat Ambruk

12/08/2023

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com