Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ratusan Warga Aceh Timur Mengungsi Hindari Gas Beracun

Admin1 by Admin1
25/09/2023
in Lintas Timur
0
Ratusan Warga Aceh Timur Mengungsi Hindari Gas Beracun

BANDA ACEH – Ratusan warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, mengungsi ke kantor kecamatan setempat guna menghindari gas beracun.

“Sampai saat ini sebanyak 446 warga mengungsi di Kantor Kecamatan Banda Alam. Mereka ditempatkan di tenda, musala, aula. Ada juga yang mengungsi ke rumah kerabat,” kata Camat Banda Alam Iskandarsyah di Aceh Timur, Senin (25/9/2023).

Iskandarsyah menyebutkan kejadian gas beracun terjadi pada Ahad (24/9/2023), sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, anak-anak sedang bermain bola di lapangan, tiba-tiba mengalami sesak napas, kemudian pingsan dan dilarikan ke puskesmas setempat.

“Bau gas sudah dirasakan sejak Sabtu (23/9/2023). Yang pertama terkena satu keluarga. Kemudian, pada Ahad (24/9/2023) dirasakan orang lain. Mungkin karena dibawa angin, sehingga terkena lagi masyarakat lainnya,” kata Iskandarsyah.

Sebelumnya, sejumlah warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, dilarikan ke instalasi gawat darurat puskesmas setempat karena diduga keracunan gas dari sumur perusahaan migas PT Medco E&P Malaka.

Keracunan dengan dugaan yang sama bukan pertama kali terjadi wilayah lingkar tambang tersebut. Ratusan warga juga mengungsi akibat bau busuk yang diduga akibat pencucian sumur gas perusahaan migas di daerah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan dinas sosial mendirikan tenda dan dapur umum di lokasi pengungsi. “Semua pengungsi tertangani dan sampai saat ini kondisi aman terkendali. Dan kami juga akan terus mendampingi pengungsi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Ashadi.

Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Elfiandi mengatakan juga telah membuka dapur umum serta menyediakan kebutuhan masa panik pengungsi tersebut. “Untuk logistik pengungsi sudah tersedia dan semua peralatan untuk pengungsi dibawa, seperti popok bayi, susu, selimut, dan lainnya” kata Elfiandi.

Sementara itu, sebanyak 29 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, yang menjadi korban gas beracun kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud. “Ada 29 warga dirawat. Kami juga belum bisa memastikan apakah semua warga tersebut keracunan karena gas atau tidak. Sebab, di rumah sakit ini belum ada laboratorium,” kata Direktur RSUD Zubir Mahmud Edy Gunawan.

PT Medco E&P Malaka, perusahaan migas yang beroperasi di wilayah itu, menyatakan menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan kebauan di sekitar area operasi hingga menyebabkan warga mengalami keracunan gas.

VP Relations & Security PT Medco E&P Malaka Arif Rinaldi mengatakan perusahaan bergerak cepat dan berkoordinasi dengan instansi kesehatan setempat untuk memastikan warga mendapatkan perawatan dan penanganan medis secara intensif.

“Sebagian warga sudah diperbolehkan pulang. Perusahaan juga telah menurunkan tim kesehatan, keselamatan kerja dan lindung lingkungan ke lokasi kejadian serta memberikan penanganan kesehatan kepada warga,” kata Arif.

Sumber: antara

Previous Post

Masyarakat di Aceh Diminta Waspadai Banjir dan Longsor

Next Post

Zelensky Girang Tank ‘Sangar’ Abrams Buatan AS Tiba di Ukraina

Next Post
Zelensky Girang Tank ‘Sangar’ Abrams Buatan AS Tiba di Ukraina

Zelensky Girang Tank 'Sangar' Abrams Buatan AS Tiba di Ukraina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinsos Bahas Penguatan Panti Sosial dan Mitigasi Bencana Bersama DPR Aceh

Dinsos Bahas Penguatan Panti Sosial dan Mitigasi Bencana Bersama DPR Aceh

11/04/2026
Pengajian Tastafi Bersama Abu Mudi, Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Hadiri Majelis Ilmu

Pengajian Tastafi Bersama Abu Mudi, Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Hadiri Majelis Ilmu

11/04/2026
Aceh Integrasikan Adat dalam Rencana Induk Keanekaragaman Hayati

Aceh Integrasikan Adat dalam Rencana Induk Keanekaragaman Hayati

11/04/2026
Krak, Gaji Keuchik di Aceh Besar Sudah Dapat Dicairkan

Krak, Gaji Keuchik di Aceh Besar Sudah Dapat Dicairkan

11/04/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Divonis 10 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Divonis 10 Tahun Penjara

11/04/2026

Terpopuler

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Polda Ambil Alih Kasus Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com