BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Bidang Pendidikan Madrasah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Evaluasi Diri Madrasah dan Rencana Kerja Anggaran Madrasah Berbasis Elektronik (eRKAM) yang dilaksanakan Tim Inti EDM eRKAM Kanwil di aula Kankemenag Subulusalam, sejak 4 – 5 Oktober 2023.
Kegiatan bimtek ini resmi dibuka Kepala Kemenag Subulussalam, H Marwan SAg MA, dilanjutkan dengan arahan dari Ketua Tim pada bidang Penmad Salimuddin SAg.
Bimtek diikuti 50 peserta, terdiri atas Kepala Madrasah, bendahara, pengelola dan Operator emis, tingkat MI, MTs dan madrasah Piloting dan swasta di lingkungan Kemenag Kota Subulussalam.
Marwan dalam sambutannya mengatakan bahwa perencanaan sangatlah penting, guna menentukan arah dan tujuan, jadi sangat penting bimtek seperti ini, sehingga dana di madrasah bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan madrasah dan tingkatkan kualitasnya.
“Dana yang ada harus mampu kita kelola dengan baik, kuasai penggunaan aplikasi, sehingga EDM eRKAM hari ini yang kita miliki dapat terlaksana dengan baik, dan sejajar dengan madrasah daerah lain,” kata Marwan.
Kedepan, ia berharap, agar para peserta mampu mengelola dan mengalokasikan secara tepat sumber dana yang ada untuk kegiatan yang mendorong tercapainya slogan Madrasah Mandiri Berprestasi serta pencapaian Standar Nasional Pendidikan.
Sementara Salimuddin mewakili Kabid Pendidikan Madrasah menyebutkan aplikasi online digital di madrasah dan di bidang-bidang lainnya muncul setelah adanya pengelolaan anggaran secara digitalisasi.
“Hal ini dilakukan untuk membatasi penggunaan anggaran sesuai aturan, adanya batasan dan merujuk juknis. Sehingga pemanfaatan dana terkontrol di emis,” kata Salimuddin.
Ia mengatakan input emis secara aktif berpengaruh terhadap kualitas dan dimensi lainnya bagi siswa Madrasah. Dengan ini pula kita sudah turut membantu pemerintah dalam penggunaan dana-dana tersebut.
Karenanya, Salimuddin mengajak peserta harus maksimalkan penggunaan aplikasi ini dan ketepatan usulan anggaran sesuai kebutuhan. Harus serius ikuti kegiatan, dan menjaga lembaga dengan moral yang baik menjadi contoh yang baik di masyarakat.
“Kami berharap kamad dapat bekerjasama yang baik, dengan tim di madrasah dan saling terbuka, juga kamad sebagai penanggungjawab harus teliti. Semoga Subulussalam menjadi pilot proyek pelaporan anggaran dana Bos pada madrasah,” ucapnya.
Kita juga harus ikuti arahan dan komando dari pimpinan, mulai dari tingkat pimpinan di Kanwil hingga ke daerah, kerjapun terarah dan tertata dengan baik. Madrasah pun makin banyak prestasi.
Pembukaan dihadiri Kasi Pendis Subulussalam, Mustafa SAg, dan tim EDM eRKAM Kanwil Kemenag Aceh, yakni Azmi S.Kom dan Agussalim SFil, I, MA.[]










