Aceh Singkil- Muzakarah Ke-VII Ulama Tauhid Shufi Se-Asia Tenggara di Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh 10-12 Oktober 2023, diselenggarakan di lapangan alun-alun Singkil dan Masjid Agung Nurul Makmur Singkil telah selesai.
Dengan mengusung tema Rekonstruksi Peran Tasawuf dalam Historisitas Peradaban Islam Melayu Untuk Kemajuan Indonesia Masa Depan Muzakarah yang digagas oleh Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi, dihadiri ribuan jamaah dan ulama dari berbagai daerah di Indonesia juga utusan dari Negara-negara tetangga.
“Alhamdulillah, Muzakarah Ke-VII Ulama Tauhid Shufi Se-Asia Tenggara telah selesai terlaksana dan sukses,” ujar Sekjen PB MPTT-I, Tgk. Hadhrami Habib, kepada Atjeh Watch, via ponsel Jum’at (13/10/2023).
Tgk. Hadhrami Habib juga menyampaikan bahwa di akhir Muzakarah Ke-VII Ulama Tauhid Shufi Se-Asia Tenggara, telah melahirkan Rekomendasi yang disepakati dan ditandatangani oleh Perwakilan Forum Muzakarah yang terdiri dari Ulama, Pemerintah, dan Para Ahli/Pakar Tauhid Tasawuf.
Adapun kutipan dari Rekomendasi tersebut adalah :
1. Mengharapkan khusus kepada umat Islam agar dapat memahami Islam secara kaffah.
2. Mengangkat kembali ajaran ihsan (tasawuf kesufian) untuk memperbagus amal ibadah dan memperkokoh keimanan serta berakhlak yang mulia.
3. Para ulama-ulama dan pemimpin di berbagai daerah di Indonesia serta negara jiran Malaysia mengharapkan agar pemerintah, ulama, dan tokoh masyarakat di negara ini dapat bersama- sama memperjuangkan ajaran tasawuf kesufian supaya warga negara dapat memahami Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, sebagai dasar negara agar kita dapat mencapai keadilan dan kesatuan, serta dapat hidup berkasih sayang sesama warga baik sesama agama maupun berbeda agama di Negara yang kita cintai ini.
Perwakilan Forum yang menandatangani :
1. Abuya Syekh H. Amran Waly al-Khalidi (Murabbi MPTT Asia Tenggara)
2. Drs. Azmi, M.A.P, (Pj. Bupati Aceh Singkil)
3. Hasanuddin Aritonang, S.I.P. (Ketua DPRK Aceh Singkil)
4. Abu H. Roesman Hasmy (Ketua MPU Aceh Singkil)
5. Tuan Guru Muhamad Saleh (Ulama Shufi Malaysia)
6. Syekh Dr. Rohimuddin Nawawi al-Bantani (Ketua Kerukunan Ulama Nusantara)
7. Dr. Drs. H. A. Juraidi, M.A. (Kementerian Agama Republik Indonesia)
8. Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag. (Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Sunan Ampel)
9. Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd. (Bupati Kabupaten Gorontalo)
10. Dr. Kasman Hi Ahmad, M.Pd. (Pakar Tasawuf Maluku Utara)
11. H. Abi Razali Daud (Pakar Tasawuf Malaysia)
12. Kh. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si., M.Si. (Kepala Laboratorium Fisika Inti (Nuclear) Universitas Sumatera Utara)
“Demikian Rekomendasi Forum Muzakarah Ke-VII Ulama Tauhid Shufi Se-Asia Tenggara,” kata Tgk. Hadhrami Habib.
“Semoga kita semua dapat mengaplikasikanya,” tutupnya. (FJ)











