Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Musim Hujan, Petani di Pidie Tetap Tanam Serentak

Admin1 by Admin1
19/11/2023
in Ekonomi
0
Luas Lahan Sawah Tersisa di Aceh Barat 10.154 Hektare

Petani memantau lahan sawah setelah dilakukan penanaman bibit di kawasan Desa Simpang Peunia, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (11/1/2022). (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

SIGLI – Sekitar 700 hektare (ha) lahan sawah di kawasan Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, ditanami serentak. Itu merupakan lahan sawah bersumber debit air irigasi teknik dari hulu Sungai Krueng Baro dan aliran sungai Krueng Reubee.

Amatan Media Indonesia, Minggu, 19 November 2023 700 ha lahan sawah milik petani yang ditanami serentak itu tersebar di empat lokasi Kemukiman (kumpulan beberapa desa sesuai kearifan lokal). Yaitu Kemukiman Reubee, Kemukiman Beuah, Kemukiman Bambong dan Kemukiman Gampoeng Aree.

Tokoh masyarakat tani Kecamatan Delima, Pidie, Mawardi mengatakan, sudah terbiasa petani setempat dianjurkan menanan padi serentak. Hal itu untuk memudahkan sesama petani melakukan kordinasi terkait pertumbuhan tanaman dan ketersediaan sumber air irigasi.

Lalu penanaman serentak pada awal musim hujan seperti sekarang, tentu mudah mendapatkan ketersediaan air dan selama pertumbuhan tanaman padi masuk saat musim penghujan.

Menurut Mawardi, penanaman serentak yang dimulai sejak tiga hari terakhir diperkerirakan sepekan lagi akan selesai seluruhnya.

“Mulai dari waktu menabur benih hingga usia padi mulai berbulir, tentu sepanjang itu bertepatan dengan musim hujan sehingga pertumbuhan padi lebih bagus. Kalau bersungguh-sungguh dan rajin mengontrol tentu hasil produksi juga meningkat,” tutur Mawardi.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Pidie, Ir Muhammad, mengatakan, aksi menanam padi serentak itu cukup banyak manfaatnya. Antara lain adalah dapat mengurangi atau mencegah serangan hama penyakit.

Kegunaan lain adalah, dengan cara penanaman serentak pasti usia tanaman padi tidak jauh berbeda. Itu sangat membantu pencegahan hama dan penyakit.

Misalnya di saat ada serangan hama berbahaya atau penyakit, ini terbagi ke seluruh penjuru yang ditanami. Sehingga tidak berkerumun pada satu lokasi.

“Ini artinya tidak berpotensi gelombang hama penyakit lebih besar. Hanya saja tercecer di tempat yang luas sehingga tidak terjadi populasi berbahaya,” tutur Muhammad.

Adapuan Ahli Ilmu Tanah dari Fakultas Pertanian Universitas Syi’ah Kuala Banda Aceh, DR Helmi, kepada Media Indonesia, mengatakan penanaman serentak dimulai pada awal musim hujan merupakan cara yang benar. Karena pada saat itu untuk mengatur dan ketersediaan air lebih mudah.

“Kebutuhan air untuk tanaman padi lima kali lebih banyak dibandingkan dengan palawija dan kacang-kacangan. Menanan tepat waktu dengan memperhatikan ketersediaan air dan menyesuaikan musih sangat dianjurkan. Apalagi mencegah serangangan hama penyakit, merupakan hal paling penting dilakukan petani,” tambah lulusan Doktoral Universitas Nagoya Jepang itu.

Sumber: medcom.id

Previous Post

PBB Wanti-wanti Pembatasan Bahan Bakar Hambat Bantuan di Gaza

Next Post

Pidie Ditargetkan Jadi Lumbung Jagung untuk Aceh

Next Post
Pidie Ditargetkan Jadi Lumbung Jagung untuk Aceh

Pidie Ditargetkan Jadi Lumbung Jagung untuk Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mujiburrahman Kembali Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030

Mujiburrahman Kembali Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030

31/03/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

31/03/2026
67 Murid SMAN 1 Peureulak Lulus SNBP 2026, 5 Diantaranya di Fakultas Kedokteran

67 Murid SMAN 1 Peureulak Lulus SNBP 2026, 5 Diantaranya di Fakultas Kedokteran

31/03/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Banda Aceh Jalin Sinergi Strategis dengan IKADIN dan YARA

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Banda Aceh Jalin Sinergi Strategis dengan IKADIN dan YARA

31/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Sambut Teungku Habibi Safari Dakwah di Aceh

Kakanwil Kemenag Aceh Sambut Teungku Habibi Safari Dakwah di Aceh

31/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

Musim Hujan, Petani di Pidie Tetap Tanam Serentak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com