Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Jelang 4 Desember, Syech Fadhil: Identitas Aceh itu Bukan Cuma Soal Otsus…

Admin1 by Admin1
03/12/2023
in Nanggroe
0
“Kalau Cuma Bicara Aturan Tanpa Solusi, Kedepan Angkat Robot Saja…”

HM Fadhil Rahmi Lc MA

BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi, meminta seluruh rakyat Aceh, untuk kembali mengingat alasan-alasan para pendahulu berjuang untuk Aceh. Dua di antaranya adalah Daud Beureueh dan Hasan Tiro.

“Esensi dari 4 Desember sebenarnya adalah renungan bagi kita seluruh rakyat Aceh,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil kepada para wartawan di Banda Aceh, Sabtu 2 Desember 2023.

“Renungannya begini, apa yang diperjuangkan oleh Daud Beureueh dan Wali Hasan Tiro terdahulu? Kemudian apa yang sudah dicapai kini?”

“Sudahkah setimpal antara pengorbanan dengan ribuan warga yang meninggal selama konflik dengan hasil yang dicapai? Bagaimana nasib keluarga yang meninggal selama konflik? Mereka terperhatikan atau jangan-jangan kita malah menikmati hidup secara semena-mena di atas pengorbanan besar masyarakat selama bertahun-tahun,” ujar Syech Fadhil.

Menurut Syech Fadhil, Hasan Tiro semasa hidup berulangkali mengingatkan pentingnya identitas ke-Aceh-an dan persatuan Aceh.

“Nyatanya, apa yang terjadi sekarang? Ini juga bagian dari renungan. Kita terjebak dengan pola pikir sempit. Memisahkan sesama masyarakat Aceh. Saling menyalahkan dan kemudian menumbuhkan sikap benci sesama,” kata sahabat Ustadz Abdul Somad.

Harusnya, kata Syech Fadhil, salah satu alasan mengapa perdamaian tercapai adalah dengan membangun Aceh secara bersama-sama.

“Tidak peduli dengan suku apapun, asalkan dia tinggal di Aceh, maka dia adalah para pejuang Aceh. Mari bangun Aceh bersama-sama. Tidak boleh ada yang mempersepsikan bahwa perjuangan dahulu adalah milik sebahagian kita saja. Kita semua berhak mengatur masa depan Aceh.”

“Kita juga tidak boleh puas dengan hasil yang dicapai sekarang. Kalau hanya mendapatkan Otsus, Yogyakarta juga memiliki anggaran khusus sebagai daerah istimewa dan itu bisa diraih tanpa perang dan mengorbankan banyak warga seperti di Aceh,” ujar Syech Fadhil.

“Saat ini, persatuan Aceh sangat rapuh. Para elit kita masih terpecah-pecah dengan pikiran masing-masing. Harusnya, renungan seperti ini yang kita pikirkan. Setidaknya, ada tanggungjawab moral untuk para leluhur guna mengembalikan Aceh pada masa kejayaannya.”

“Identitas Aceh itu bukan cuma soal Otsus. Tapi juga tanggungjawab untuk menjaga generasi mendatang untuk lebih baik lagi. Agama dan pendidikannya. Coba anda keluar Aceh, dan dengarkan persepsi warga luar tentang Aceh. Apa yang mereka juluki tentang Aceh.”

“Dulu, setiap orang Aceh keluar daerah, mereka pasti diminta jadi imam salat. Ini karena Aceh memang terkenal dengan pendidikan agamanya yang kuat. Kini, Aceh di luar itu, ada yg mengenal Aceh dengan image negatif. Persepsi inilah yang harusnya jadi renungan bersama untuk memperbaiki Aceh di masa depan,” ujar senator muda yang dikenal vocal bicara di Senayan dan dekat dengan ulama kharismatik di Aceh ini lagi.

Previous Post

Filipina dan Jepang Terancam Dihantam Tsunami Usai Gempa M 7,5

Next Post

Wamenag RI Hadiri Pembukaan Munas XI Kwartir Gerakan Pramuka dan Silaturrahmi Ulama

Next Post
Wamenag RI Hadiri Pembukaan Munas XI Kwartir Gerakan Pramuka dan Silaturrahmi Ulama

Wamenag RI Hadiri Pembukaan Munas XI Kwartir Gerakan Pramuka dan Silaturrahmi Ulama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

25/08/2026
SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

25/08/2026
Tiga Pesepakbola Disambar Petir di Aceh Timur; 1 Meninggal dan 2 Kritis

Tiga Pesepakbola Disambar Petir di Aceh Timur; 1 Meninggal dan 2 Kritis

25/08/2026
Tim Penilai Gammawar Provinsi Aceh Kunjungi Gampong Meunasah Bakthu

Tim Penilai Gammawar Provinsi Aceh Kunjungi Gampong Meunasah Bakthu

25/08/2026
Pemulihan Jalur Penghubung Gayo Lues-Aceh Timur Dikebut

Pemulihan Jalur Penghubung Gayo Lues-Aceh Timur Dikebut

25/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Jelang 4 Desember, Syech Fadhil: Identitas Aceh itu Bukan Cuma Soal Otsus…

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com