Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penyebab Kematian Gajah di Aceh Barat

Admin1 by Admin1
21/12/2023
in Lintas Barat Selatan
0
BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penyebab Kematian Gajah di Aceh Barat

Anak gajah sumatra (elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina berusia lima tahun ditemukan mati oleh warga lokal di bantaran Sungai Krueng Lancong, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, Selasa (19/12/2023). ANTARA/HO/Warga.

Banda Aceh – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Gunawan Alza mengatakan sudah menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab kematian gajah di Sungai Mas Kabupaten Aceh Barat.

“Kami sudah siapkan tim bersama dokter hewan untuk mengecek dan baru kemarin sore meluncur ke lokasi,” kata Gunawan Alza, di Banda Aceh, Rabu.

Sebelumnya, anak gajah sumatra (elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin betina berusia lima tahun ditemukan mati oleh warga di bantaran Sungai Krueng Lancong, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat, Selasa (19/12).

Anak gajah itu ditemukan dalam kondisi tergeletak di pinggir sungai. Diduga kematiannya sudah lama karena kulit pada bagian belalai, kedua kaki depan, hingga tubuh sudah banyak terkelupas.

Gunawan mengaku belum mengetahui pasti kronologi kematian satwa dilindungi tersebut. Dirinya masih menunggu laporan dari tim yang ke lokasi.

“Untuk kronologinya kita sedang menunggu laporan dari tim yang ke lokasi,” ujarnya.

Sebagai informasi, interaksi negatif manusia dan gajah sumatra dalam catatan BKSDA makin masif mencapai 583 kejadian dalam lima tahun terakhir, adapun sepanjang Januari-Oktober 2023 jumlahnya tercatat sebanyak 85 kejadian.

Dari jumlah itu, kejadian interaksi negatif manusia dan gajah paling sering terjadi di Pidie terdapat 145 kejadian, disusul Aceh Jaya 86 kejadian, Aceh Timur 67 kejadian dan Aceh Barat 33 kejadian.

Untuk mengatasi konflik manusia dan gajah yang semakin masif karena perebutan ruang hidup, BKSDA Aceh telah melakukan berbagai upaya di antaranya pemasangan kalung GPS Collar sebagai sistem peringatan dini (early warning system) pada 18 perwakilan kelompok gajah liar.

Kemudian, memasang 27.700 meter parit dan 61.380 meter pagar kejut (power fencing) sejak 2015 sampai dengan Mei 2023 di beberapa wilayah koridor satwa liar lindung yakni di Aceh Timur, Aceh Selatan-Subulussalam, Aceh Jaya, Bener Meriah, Pidie, Aceh Tengah, Bireuen, dan Aceh Barat.

Sumber: antara

Previous Post

Polda Temukan 15 Unit Ponsel dalam Barang Bawaan Pengungsi Rohingya di Banda Aceh

Next Post

Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMAN 2 Simeulue Barat Gelar Berbagai Kegiatan Ekstrakurikuler

Next Post
Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMAN 2 Simeulue Barat Gelar Berbagai Kegiatan Ekstrakurikuler

Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMAN 2 Simeulue Barat Gelar Berbagai Kegiatan Ekstrakurikuler

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Prabowo Diminta Restui Provinsi Aceh Barat Selatan

Prabowo Diminta Restui Provinsi Aceh Barat Selatan

27/10/2026
Wagub Serahkan Bantuan Logistik Kebencanaan untuk Aceh Tengah Senilai Rp366 Juta

Wagub Serahkan Bantuan Logistik Kebencanaan untuk Aceh Tengah Senilai Rp366 Juta

27/10/2026
Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Sasar Pelanggaran Lalu Lintas

27/10/2026
Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

27/10/2026
Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

27/10/2026

Terpopuler

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pidie Jaya Terbongkar, 265 Liter Disita

Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Pidie Jaya Terbongkar, 265 Liter Disita

26/10/2026

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Guru Besar UIN Ar-Raniry berkolaborasi dengan akademisi Belanda dan Maroko

Begini Kata Karo Hukum Soal Bendera Bulan Bintang yang Tak Pernah Berkibar di Kantor Gubernur Aceh

BKSDA Turunkan Tim Selidiki Penyebab Kematian Gajah di Aceh Barat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com