PULO ACEH – Salah satu fenomena yang terjadi di berbagai gampong di Aceh saat ini adalah minimnya tenaga fardhu kifayah, bahkan tidak ada proses pengkaderan terhadap profesi yang sangat di butuhkan pada saat ada warga yang meninggal dunia.
Justru di berbagai gampong tenaga fardhu kifayah melekat pada tengku atau dari kalangan orang tua, tidak ada dari kalangan generasi muda.
Atas dasar kondisi tersebut Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar memprakarsai pelatihan petugas tajhiz mayat untuk kawasan pulau terluar yaitu Pulo Breuh yang ada di Kecamatan Pulo Aceh.
Kegiatan di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar H Saifuddin SE di Dayah Tgk Chik Lampuyang, Pulo Breuh, Jumat (29/12/2023), diikuti oleh 50 peserta dari 12 gampong.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan dan pengetahuan dalam proses pemulasaraan jenazah sesuai dengan tuntunan ajaran Islam.
Dalam sambutannya, H Saifuddin SE menyampaikan pentingnya kesiapan dan keterampilan pemulasaraan jenazah dalam menangani proses tajhiz mayat.
“Pemulasaraan jenazah adalah tugas yang mulia dan sangat penting dalam Islam. Melalui pelatihan ini, kita berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pemulasaraan jenazah agar sesuai dengan ajaran agama dan dapat memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi setiap muslim yang meninggal dunia,” ujarnya.
Pelatihan tajhiz mayat ini mencakup berbagai aspek, mulai dari persiapan jenazah, penanganan mayat, hingga pemakaian kain kafan. Materi pelatihan juga mencakup etika dan norma-norma agama yang harus diperhatikan selama proses pemulasaraan jenazah.
Kakankemenag berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam peningkatan kualitas pemulasaraan jenazah di masyarakat.
“Kita berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi sekedar kegiatan sekali saja, tetapi benar-benar memberikan dampak positif dalam peningkatan pemahaman dan keterampilan petugas pemulasaraan jenazah di Pulo Aceh,” tambah H Saifuddin.
Pelatihan tajhiz mayat ini diadakan sebagai bagian dari agenda Bhakti Sosial Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar selama 2 hari di Kecamatan Pulo Aceh dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke 78. Selain pelatihan tajhiz mayat, juga dilakukan santunan untuk 78 anak yatim, safari khutbah jumat, kegiatan saweu dayah, saweu sikula dan penyerahan bingkisan untuk siswa di Pulo Nasi.
Turut hadir pada serangkaian kegiatan di Pulo Aceh, kepala perwakilan BPKS Junaidi SSos MSi, Kasubbag Tata Usaha H Khalid Wardana SAg MSi, Kasi Penmad Suryadi SAg, Kasi Bimas H Akhyar MAg, Kasi PD pontren H Nazaruddin SE, Kasi PAI Jamaluddin SE, termasuk sejumlah kepala kantor urusan agama (KUA), kepala madrasah dan ASN lainnya.










