Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Seluruh Sipir & Pegawai Penjara Ekuador yang Disandera Napi Kini Bebas

Admin1 by Admin1
14/01/2024
in Internasional
0
Seluruh Sipir & Pegawai Penjara Ekuador yang Disandera Napi Kini Bebas

Situasi genting penyanderaan di Ekuador. (AP/Cesar Munoz)

Jakarta- Seluruh sipir dan pegawai administrasi yang disandera oleh narapidana di penjara Ekuador telah dibebaskan pada Sabtu (13/1) malam.

Kendati demikian, pihak otoritas penjara Ekuador SNAI tidak merinci berapa banyak orang yang telah dibebaskan. Mereka hanya mengatakan sipir dan para pegawai itu sedang menjalani pemeriksaan kesehatan dan tengah menyelidiki siapa yang bertanggung jawab atas penyanderaan tersebut.

Namun, pada Sabtu, SNAI sempat menyebut ada 133 sipir dan tiga pegawai administrasi masih ditahan setelah setidaknya 41 orang dibebaskan.

Dikutip dari CNN, Presiden Ekuador Daniel Noboa menyambut baik hal tersebut dan mengucapkan selamat kepada SNAI, angkatan bersenjata, dan kepolisian nasional atas pembebasan mereka.

Kepolisian Nasional Ekuador sebelumnya mengatakan bahwa orang-orang telah dibebaskan dari penjara di kota Esmeraldas di barat laut Ekuador serta provinsi Tungurahua pada hari Sabtu setelah melalui mediasi oleh gereja Katolik.

Badan tersebut juga melaporkan ada konfrontasi bersenjata di sebuah penjara di wilayah selatan El Oro antara narapidana dan anggota angkatan bersenjata dan kepolisian.

SNAI melaporkan seorang penjaga penjara tewas dilaporkan tewas dan lainnya terluka di fasilitas tersebut. Penyanderaan di penjara-penjara Ekuador terjadi di tengah gelombang kekerasan yang melanda negara itu, termasuk ledakan dan penculikan polisi.

Dalam insiden lainnyanya yang terjadi pada pekan ini, pria bertopeng yang bersenjatakan bahan peledak menyerbu lokasi siaran langsung televisi.

Penyiar televisi Jorge Rendon menggambarkan pengambilalihan tersebut sebagai ‘serangan yang sangat kejam’ dan mengatakan dia mengetahui satu orang yang ditembak dan lainnya terluka oleh para penyerang.

“Situasi ini telah menimbulkan ketakutan bagi warga Ekuador dan negara ini ‘benar-benar mengalami mimpi buruk’,” kata mantan Presiden Rafael Correa dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial.

Ekuador, yang merupakan rumah bagi kepulauan Galapagos dan merupakan negara yang ramah terhadap turis, pernah dikenal sebagai ‘pulau damai’, yang terletak di antara dua produsen kokain terbesar di dunia, Peru dan Kolombia.

Namun ketidakstabilan telah meningkat di negara Amerika Latin tersebut selama bertahun-tahun. Pemicu langsung dari insiden terbaru ini adalah kaburnya pemimpin geng terkenal, Adolfo ‘Fito’ Macías, dari penjara di kota Guayaquil baru-baru ini.

Fito merupakan pemimpin Los Choneros, salah satu geng yang paling ditakuti di Ekuador – terkait dengan perdagangan narkoba maritim ke Meksiko dan Amerika Serikat, yang juga bekerja dengan kartel Sinaloa Meksiko dan Front Oliver Sinisterra di Kolombia, menurut pihak berwenang.

Ia dijatuhi hukuman 34 tahun penjara pada tahun 2011 karena kejahatannya, termasuk perdagangan narkoba dan pembunuhan. Keadaan darurat diumumkan setelah pelariannya.

Pasukan keamanan telah berjuang untuk menghadapi geng-geng penjara di dalam fasilitas yang penuh sesak, di mana para narapidana sering kali mengambil alih cabang-cabang lembaga pemasyarakatan dan menjalankan jaringan kriminal dari balik jeruji besi, menurut pihak berwenang.

Pencarian Fito terus berlanjut. Lebih dari 3.000 petugas polisi dan anggota angkatan bersenjata telah dikerahkan untuk menemukannya. Pihak berwenang belum menentukan waktu dan tanggal pasti dia melarikan diri dari penjara.

Sebelum pembunuhannya dalam rapat umum politik di ibu kota Quito pada Agustus lalu, mendiang calon presiden Fernando Villavicencio mengungkapkan bahwa ia telah diancam oleh Fito dan telah diperingatkan agar tidak melanjutkan kampanye politiknya melawan kekerasan geng.

Villavicencio mengatakan negaranya telah menjadi ‘negara narkotika’ dan menjanjikan tindakan keras terhadap kejahatan geng dan korupsi yang telah melanda negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

China Kecam Keras Pernyataan Deplu AS soal Pemilu Taiwan

Next Post

KPU Sulsel Temukan 16 Juta Surat Suara Pemilu 2024 Rusak

Next Post
KPU Kirim Ulang Surat Suara untuk WNI di Taipei Mulai Hari Ini

KPU Sulsel Temukan 16 Juta Surat Suara Pemilu 2024 Rusak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

Seluruh Sipir & Pegawai Penjara Ekuador yang Disandera Napi Kini Bebas

Seluruh Sipir & Pegawai Penjara Ekuador yang Disandera Napi Kini Bebas

14/01/2024

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com