Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Singapura Tutup Sekolah jika Udara Buruk akibat Karhutla RI

Admin1 by Admin1
16/09/2019
in Nasional
0
Singapura Tutup Sekolah jika Udara Buruk akibat Karhutla RI

Singapura siap menutup sekolah jika kualitas udara kembali memburuk di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. (AFP Photo/Roslan Rahman)

JAKARTA – Singapura siap menutup sekolah jika kualitas udara kembali memburuk di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

“Seperti pada 2015 lalu, kami akan mempertimbangkan menutup sekolah jika perkiraan kualitas udara pada hari berikutnya mencapai tingkat berbahaya,” demikian pernyataan Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) yang dilansir melalui situs resmi mereka, Minggu (15/9).

MOE menjelaskan bahwa kualitas udara mencapai tingkat bahaya ketika Indeks Standar Polutan (PSI) melebihi angka 300 dalam 24 jam belakangan.

Namun untuk hari ini, Senin (16/9), PSI di utara Singapura dilaporkan hanya mencapai 77, sementara di bagian lain negara tersebut menembus 79 hingga 86.

Pemerintah Singapura pun memutuskan untuk tetap membuka sekolah karena kualitas udara sudah membaik jika dibandingkan dengan akhir pekan lalu.

“Ketika sekolah kembali dibuka besok, orang tua dapat tenang karena Kementerian Pendidikan menjamin sekolah siap merespons dan mengambil langkah manajemen asap berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan,” demikian pernyataan MOE.

MOE kemudian menjabarkan bahwa semua ruang kelas sudah dilengkapi dengan alat penjernih udara untuk menjamin kesehatan siswa di tengah kondisi tak menentu akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

“Guru-guru juga akan terus memantau siswa yang tidak sehat atau memiliki masalah jantung. Karena siswa merespons asap dengan berbeda-beda, orang tua harus memastikan anaknya memiliki obat-obatan, seperti alat bantu pernapasan untuk asma,” tulis MOE.

Pernyataan ini dirilis sehari setelah Indeks Standar Polutan (PSI) di Singapura menembus tingkat tidak sehat untuk pertama kalinya sejak Agustus 2016 lalu akibat kabut asap dari Indonesia.

Sepanjang akhir pekan, warga pun sibuk melindungi diri sendiri dari dampak kabut asap sampai-sampai masker di berbagai toko dilaporkan ludes.

Namun pada Minggu, kualitas udara di Singapura dilaporkan berangsur membaik. Meski demikian, Singapura tetap menawarkan bantuan untuk menanggulangi karhutla di Indonesia.

“Seperti biasa, kami siap membantu memadamkan api di lapangan. Singapura sudah menawarkan bantuan pemadam kebakaran teknis ke Indonesia dan siap mengerahkan mereka jika diminta oleh Indonesia,” ujar Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Masagos Zulkifli.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: asap kirimanindonesiasingapura
Previous Post

Inikah Calon Pimpinan DPR Aceh Periode 2019-2024?

Next Post

Realisasi APBA 2019 Masih 45 Persen

Next Post

Realisasi APBA 2019 Masih 45 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemilik Pergi Haji, Satu Rumah di Lam Bateung Baitussalam Hangus Terbakar

Pemilik Pergi Haji, Satu Rumah di Lam Bateung Baitussalam Hangus Terbakar

18/06/2026
Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh

18/06/2026
Bupati Aceh Besar Minta Seluruh OPD Terus Berinovasi

Bupati Aceh Besar Minta Seluruh OPD Terus Berinovasi

18/06/2026
Prodi MPBEN USK Angkat Isu Teknologi, Linguistik dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris

Prodi MPBEN USK Angkat Isu Teknologi, Linguistik dan Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris

18/06/2026
Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026

Terpopuler

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

17/06/2026

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Prodi MKM FK USK Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com