Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ajang I+ACEH 2019 Resmi Dibuka

Admin1 by Admin1
02/10/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ajang pameran inovasi internasional atau International Art Creativity and Engineering Exhibition 2019 (I+ACEH 2019), yang diselenggarakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh resmi dibuka oleh Plt. Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan, SDM dan Kerjasama, Darmansyah,S.Pd.,MM, pada Selasa pagi, 1 September 2019.

Pembukaan ajang berskala internasional ini ditandai dengan pemotongan pita secara bersama oleh gubernur Aceh yang diwakili oleh Darmansyah S.Pd,MM, Rektor UUI Prof. Adjunct. Marniati SE,M.Kes, walikota Banda Aceh yang diwakili oleh Ir. Syukri, M.Sc., Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal, ST, perwakilan berbagai dinas atau badan di Banda Aceh, dan Mr. Hong asal Korea Selatan yang mewakili dari dewan juri I+ACEH 2019.

Dalam arahan dan sambutannya, gubernur Aceh menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya ajang event berskala internasional yang digagas oleh Universitas Ubudiyah Indonesia.

“Kita mengapresiasi atas terselenggaranya event-event internasional semacam ini. Dalam era industry 4.0 saat ini, inovasi memang sudah merupakan hal mutlak untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan zaman. Perguruan tinggi hendaknya senantiasa mengarahkan model pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Dengan kata lain bahwa dunia akademik hendaknya diarahkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” ujar Darmansyah.

Darmansyah juga menghimbau kepada mahasiswa agar memetik acara event I+ACEH ini sebagai wadah pembelajaran agar dapat menyesuaikan dengan ruang dunia usaha.

“Untuk mewujudkan itu semua maka mahasiswa harus disiplin, berintegritas, berkomitmen dengan apa yang sudah kita lakukan dalam bergaul dengan dunia internasional,” katanya.

Walikota Banda Aceh dalam sambutannya yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Syukri M.Sc, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik adanya event inovasi yang diselenggarakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia pada tahun ini.

Menurutnya, even semacam ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Banda Aceh, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Bapak Walikota bahkan menargetkan adanya 1000 even berskala nasional dan internasional semacam I+ACEH ini pada 2020,” ujarnya di hadapan para hadirin.

Dirinya berharap agar para peserta I+ACEH dapat memanfaatkan kunjungan kali ini untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang ada di Banda Aceh.

Sementara itu, Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Prof. Adjunct. Marniati, SE,M.Kes menyampaikan bahwa I+ACEH merupakan ikon inovasi yang melambangkan identitas keacehan.

“Ajang I+ACEH ini menjadi wadah dalam membangun koneksi antar innovator dunia dari berbagai perguruan tinggi. Ajang inovasi ini tidak sebatas pada penemuan dan unjuk kreatifitas, namun lebih dari itu agar lebih bermakna dan menjadi solusi bagi kehidupan manusia,” ujar Marniati.

Prof. Marniati menambahkan bahwa inovasi yang terbaik hendaknya memilki output yang muaranya pada komersialiasi hasil inovasi itu sendiri. “Hasil-hasil inovasi dan kreatifitas ini agar dapat diarahkan dalam upaya menghasilkan produk yang kelak dapat dikomersialisasikan,” pungkasnya.

Usai dibuka oleh Gubernur Aceh, stand dan booth pameran masing-masing peserta mulai ramai oleh para pengunjung yang memadati gedung Plenary Hall Universitas Ubudiyah Indonesia. Acara I+ACEH ini akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu, 2 Oktober 2019 yang akan diakhiri dengan rangkaian closing ceremony dan pengumuman pemenang kompetisi.[]

 

Tags: ubudiyah
Previous Post

DPD II KNPI Kota Banda Aceh Siap Menggelar Musda Pada Oktober Ini

Next Post

KPIA dan STAIN Gajah Putih Gelar Literasi Media Millenial Zaman Now

Next Post

KPIA dan STAIN Gajah Putih Gelar Literasi Media Millenial Zaman Now

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

11/09/2026
500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

11/09/2026
Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

11/09/2026
[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

11/09/2026
Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Terpopuler

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Ajang I+ACEH 2019 Resmi Dibuka

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com