Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Kopi Arabika Gayo Aman Dan Tidak Terkontaminasi Zat Berbahaya

Admin by Admin
27/10/2019
in Lintas Barat Selatan, Nanggroe, Nasional
0
Kopi Arabika Gayo Aman Dan Tidak Terkontaminasi Zat Berbahaya

BANDA ACEH — Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh memastikan kopi arabica Gayo masih terjaga kualitasnya. Arabica Gayo diklaim tetap organik dan tidak terkontaminasi bahan kimia glyphosate seperti informasi yang berkembang akhir-akhir ini.

Di kutip dari REPUBLIKA.CO.ID, Kepala Distanbun Aceh, A Hanan mengatakan, pihaknya telah melakukan uji laboratorium secara khusus terhadap sampel kopi arabica Gayo yang diduga tercemar glyphosate sehingga ditolak beberapa pasar internasional. Dan hasilnya, kopi arabica Gayo dinyatakan masih tetap organik.

“Kami sampaikan kepada beberapa pihak bahwa kopi arabica kita belum ada penolakan dari Eropa. Kandungan glyphosate yang didapat dari hasil pengujian lab (laboratorium) di sana itu, masih di bawah batas yang dibenarkan,” katanyadi Aceh Tengah, Sabtu (26/10).

Pernyataan itu disampaikan Hanan saat sosialisasi budidaya kopi organik dengan melibatkan 600 petani dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Dia menjelaskan, pasar kopi arabica Gayo di dunia Internasional memiliki dua segmen, yakni organik dan konvensional.

Menurutnya, informasi yang berkembang belakangan ini tentang adanya unsur glyphosate pada kopi Gayo adalah jenis kopi konvensional. “Kalau segmen pasar organik itu benar-benar harus zero (nol), tidak boleh mengandung sedikitpun (glyphosate). Tapi kalau pasar konvensional itu kandungan (glyphosate) dibenarkan, tapi masih di bawah ketentuan yang persyaratan. Kita enggak ada masalah selama ini, itu satu yang harus diklarifikasi,” katanya.

Kemudian, dia mengatakan sejak beredar informasi bahwa kopi arabica Gayo disebutkan mendapat penolakan dari buyer negara-negara di Eropa, karena mengandung bahan kimia glyphosate di atas ambang batas. Kata dia, pemerintah langsung merespons dengan menurunkan tim peneliti ke Aceh Tengah.

“Begitu isu ini berkembang kami langsung mendapat perintah dari pak pelaksana tugas Gubernur Aceh agar dapat melakukan check and recheck terhadap kebenaran informasi tersebut,” kata dia.

Maka Distanbun Aceh, kata di, langsung berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian untuk menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat. Kata dia, tim peneliti langsung terjun ke Aceh Tengah untuk melakukan pemeriksaan serta mengambil sampel kopi arabica Gayo yang diduga mengandung glyphosate di atas ambang batas, yang kemudian untuk dilakukan uji laboratorium di Jakarta.

“Hasil pemeriksaan itulah hari ini kita hadirkan narasumber-narasumber yang berkompeten untuk menyatakan kopi Gayo itu masih organik,” katanya. REPUBLIKA.CO.ID,

Previous Post

Ansor Kota Langsa Bakal Bentuk Detasimen Wanita

Next Post

BEM STIS Dayah Amal Periode 2019-2020 Resmi Dilantik

Next Post

BEM STIS Dayah Amal Periode 2019-2020 Resmi Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

05/06/2026
18 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Kematian

18 Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara Terima Santunan Kematian

05/06/2026
PN Banda Aceh Jatuhkan Pidana Pelayanan Masyarakat kepada Anak Pelaku Pencurian

PN Banda Aceh Jatuhkan Pidana Pelayanan Masyarakat kepada Anak Pelaku Pencurian

05/06/2026
Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

Bupati Aceh Tamiang Terima Kunjungan Kodaeral 1 Bahas Langkah Strategis

05/06/2026
Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

Akun TikTok Catut Nama Wali Kota Banda Aceh, Pemko Tegaskan Hoaks

05/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

Kopi Arabika Gayo Aman Dan Tidak Terkontaminasi Zat Berbahaya

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com