Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dosen FAH UIN Ar-Raniry Dilatih Penyusunan Kurikulum Berbasis KKNI

Atjeh Watch by Atjeh Watch
14/11/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Sebanyak 60 dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh dilatih dan dibekali tentang penyusunan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bertempat di ruang dosen FAH kampus tersebut.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 13-14 Nopember 2019 dengan menghadirkan narasumber Dr Bohori Muslim MAg selaku Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM UIN Ar-Raniry.

Ketua pelaksana, Dr Phil Abdul Manan MSc MA menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya dalam menyusun kurikulum berbasis KKNI pada setiap program studi yang ada di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry.

“Pengembangan kurikulum tentunya harus sesuai dengan kebutuhan serta permintaan pasar dalam upaya meningkatkan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi dan daya minat mahasiswa baru,” kata Abdul Manan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Dr Fauzi Ismail MSi yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Zubaidah MEd mengatakan, peninjauan kurikulum pendidikan tinggi merupakan sebuah keharusan dan amanah undang-undang dan institusi yang harus senantiasa diperbaharui sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan yang tertuang dalam capaian pembelajaran.

“Perguruan tinggi sebagai institusi penghasil sumber daya manusia terdidik perlu mengukur lulusannya, apakah lulusan yang dihasilkan memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia pendidikan dan juga dalam menyikapi perkembangan era revolusi industri 4.0.,” ujarnya. []

Previous Post

Pemerintah Ingin Hidupkan KKR untuk Usut Pelanggaran HAM

Next Post

Siaga Bencana, Kadinsos Aceh Periksa Gudang dan Distribusi Logistik di Seluruh Aceh

Next Post

Siaga Bencana, Kadinsos Aceh Periksa Gudang dan Distribusi Logistik di Seluruh Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

26/09/2026
Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

26/09/2026
Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

26/09/2026
Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

26/09/2026
Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

26/09/2026

Terpopuler

Dosen FAH UIN Ar-Raniry Dilatih Penyusunan Kurikulum Berbasis KKNI

14/11/2019

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Melati yang Mekar dari Sigli

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com