Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Bahasa Dayak Terancam Punah dalam 20 Tahun

Admin1 by Admin1
26/11/2019
in Nasional
0

Palangka Raya – Bahasa Dayak di Kalimantan Tengah diperkirakan akan punah dalam kurun 20-30 tahun, jika tidak dilakukan langkah pencegahan mulai sekarang.

“Saat ini sejak masih kecil, anak-anak diajarkan oleh orang tua mereka menggunakan Bahasa Indonesia bukan bahasa daerah, misalnya bahasa dari ayah atau ibu,” kata Hery Budhiono dari Balai Bahasa Kalteng, Selasa, 26 November 2019 di Palangka Raya..

Padahal, menurut dia, bila anak masih bayi sudah diajarkan bahasa daerah, secara teori mereka akan mudah untuk meresapnya karena otak mereka masih mudah menerimanya.

“Sedangkan untuk Bahasa Indonesia itu nanti di sekolah hingga mereka bekerja maka bahasa Indonesia terus digunakan,” ujarnya saat penyuluhan Bahasa Indonesia bagi media massa di Kalteng.

Karena itu, kata Hery, harus ada upaya dan komitmen semua pihak terutama masyarakat dan pemerintah untuk tetap merawat bahasa daerah agar tidak menjadi punah.

Berdasarkan data Balai Bahasa Kalteng, jumlah bahasa daerah di Kalteng mencapai 39 bahasa dengan 45 dialek. Sedang jumlah bahasa daerah di seluruh Kalimantan mencapai 57 bahasa daerah.

Di bagian lain, dikatakan Hery, saat ini penggunaan istilah, sebutan dan nama dalam bahasa asing yang ada di sejumlah daerah sebaiknya dibatasi atau diganti dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Ini seperti banyak terdapat di hotel atau di komplek perumahan yang banyak menggunakan bahasa asing seperti yang juga terjadi Palangka Raya. “Kita sudah bicara dengan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk membahas hal itu dan sekarang sedang berproses,” kata Hery Budhiono.

Sumber: tempo

Tags: bahasa dayakbahasa terancam punahdayak
Previous Post

Empat Pria Aceh Tamiang Ditangkap Akibat Curi Minyak Pertamina

Next Post

Kemenag Rombak Materi Buku Agama untuk Kurikulum 2020

Next Post

Kemenag Rombak Materi Buku Agama untuk Kurikulum 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

11/09/2026
500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

11/09/2026
Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

11/09/2026
[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

11/09/2026
Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Terpopuler

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Bahasa Dayak Terancam Punah dalam 20 Tahun

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com