LAMNO – Jalan tembus Lamno- Jantho dipastikan fungsional pada tahun 2022, namun ada 5 kilometer yang harus diturunkan gradenya antara 1 sampai 30 meter karena terlalu curam.
“Jalan bergunung itu terlalu curam, ada 5 km lagi yang harus diturunkan Grade antara 1 meter sampai dengan 30 meter,” kata Asisten II Sekda Aceh Teuku Ahmad Dadek saat meninjau jalan tersebut, Sabtu 7 Desember 2019 lalu.
Teuku Dadek menjelaskan kondisi curam sepanjang 5 km berada diperbatasan antara Aceh Besar dan Aceh Jaya.
“Pak Plt Gubernur memerintahkan kami dan SKPA terkait supaya Jalan tersebut dalam keadaan baik pada tahun 2022,” ujar Dadek.
Sebelumnya Dadek juga sudah meninjau di ruas itu sebelah Aceh Besar, dimana tahun ini juga sedang dibangun 1 unit jembatan cucum, aspal dan penurunan grade.
Sementara tahun 2020 akan disiapkan lima jembatan dari kebutuhan tujuh jembatan, termasuk penurunan grade.
Jalan lamno – jantho sangat dibutuhkan karena sebagai jalan alternatif menuju Banda Aceh dan Aceh Besar panjang jalan 65 km tinggal 19 km belum aspal dan ada 5 km belum fungsional karena sedang diturunkan grade.
Dadek melaksanakan peninjauan Peningkatan Jalan Batas Aceh Besar – Lamno, dengan Nilai kontrak : 24,38 M, dengan Realisasi Fisik Target 95%
Kondisi saat ini
-Aspal selesai 700 x 3 m dari 1.200 m x 6 m
-Galian tanah 2.175 m x 11 m kondisi 95%
-Urpil selesai 1.350 m dari 1.475 m
-Saluran 1.700 selesai
-Box Culvert 5 unit selesai
-DPT 20 m selesai. Upaya percepatan Aspal hot mix ac-bc selesai tgl 12 des, Galian & urpil selesai tgl 15 des, Kendala Titik penanganan terjadi longsor yang mana harus dilakukan penanganan kembali.
Dengan 12 exavator dan 4 dozer proyek ini siap tepat waktu. [ji]








