BANDA ACEH – Paripurna Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR Aceh yang rencananya akan berlangsung pada 17 Januari atau besok, diprediksikan bakal berjalan memanas serta berakhir dengan voting.
Pasalnya, menurut informasi yang diperoleh atjehwatch.com, pihak-pihak yang selama ini berseteru, ternyata belum juga mencapai kesepakatan bersama. Bahkan, masing-masing fraksi serta koalisi di DPR Aceh, ternyata masih mempertahankan prinsip serta melakukan berbagai manuver jelang paripurna pada 17 Januari 2020.
“Pasti memanas. Ujung-ujungnya pasti berakhir dengan voting,” ujar sumber atjehwatch.com di lingkup DPR Aceh, Kamis 16 Januari 2020.
Di atas kertas, kata sumber ini, perebutan unsur pimpinan AKD di DPR Aceh sudah dipastikan bakal menjadi milik fraksi yang tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB). Sementara yang bisa dilakukan oleh fraksi di luar KAB adalah menunda pembahasan.
“Yang dikejarpun hanya komisi 5 dan 6 yang oleh KAB dijatahkan ke PNA dan PKS. KAB sejauh ini masih sangat solid. Sedangkan fraksi di luar KAB, sejauh ini juga masih mengelar pertemuan-pertemuan,” katanya.
“Harusnya polemik AKD segera selesai sehingga komisi terbentuk dan dewan bisa bekerja secara maksimal,” ujarnya lagi. []









