BANDA ACEH – Fraksi Demokrat dan PPP menggelar interupsi protes terkait gaya Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, memimpin sidang.
Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Demokrat, HT Ibrahim, dalam sidang paripurna AKD DPR Aceh, Jumat 17 Januari 2020.
“Demokrat sudah mengirim surat untuk itu (AKD). Surat itu tak pernah kami cabut. Mohon untuk tidak mencampuri urusan fraksi,” kata HT Ibrahim.
“Tadi skor dicabut dengan berarti dilanjutkan, maka surat kami masih berlaku,” ujar dewan asal Aceh Besar ini.
Sementara anggota DPR Aceh lainnya, Ihsanuddin dari PPP, dalam interupsinya, mengatakan hal yang hampir sama. Dimana, kata Ihsanuddin, skor dicabut tanpa membatalkan hasil paripurna pada 31 Desember 2019 lalu.
Ihsanuddin mengatakan seharusnya komposisi AKD dilanjutkan dengan hasil 31 Desember 2019 yang lalu.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak tiga fraksi di DPR Aceh belum juga mengirim surat yang berisi komposisi nama nama anggota fraksi untuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR Aceh.
Hal ini terungkap dalam sidang paripurna DPR Aceh, Jumat 17 Januari 2020.
Berdasarkan nama-nama yang dibacakan oleh Sekwan Suhaimi, beberapa partai yang sudah mengirim nama-nama untuk AKD adalah Partai Aceh, PNA, PKS, Gerindra, PAN, serta fraksi PDA-PKB.
Sementara fraksi Demokrat, PPP serta Fraksi Golkar dianggap belum juga mengirim nama-nama untuk komposisi AKD DPR Aceh.
Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, usai pembacaan komposisi AKD oleh Sekwan, mengatakan dirinya meminta agar ketiga ketua fraksi untuk mengirim nama-nama komposisi DPR Aceh.
“Mohon segera dikirim nama-nama komposisi AKD,” kata Dahlan Jamaluddin.
Namun perkataan Ketua DPR Aceh ini kemudian menimbulkan interupsi dari Ketua Fraksi Demokrat Ibrahim serta Ihsanuddin PPP.
Hingga berita ini dimuat, suasana sidang paripurna DPR Aceh masih berlangsung serta dihujani interupsi dari Demokrat, PPP serta Golkar. []








