Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Pemerintah Aceh Pindahkan Lokasi Posko Informasi Masyarakat Aceh di Wuhan

Admin1 by Admin1
12/02/2020
in Kesehatan
0

Banda Aceh – Pemerintah Aceh menginformasikan bahwa lokasi posko layanan untuk informasi masyarakat Aceh di Kota Wuhan, China akan dipindahkan dari Dinas Sosial Aceh ke Dinas Kesehatan Aceh. Pemindahan itu efektif dimulai sejak besok, Rabu (12/2).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, saat menggelar konferensi pers dan makan bersama dalam rangka pemindahan posko informasi masyarakat Aceh di Wuhan, di Dinas Sosial Aceh, Selasa, (11/2).

Sebelumnya, sejak Minggu (26/1) Pemerintah Aceh membuka posko komunikasi guna mempermudah pemantauan informasi mahasiswa Aceh yang terisolir virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

“Terimakasih atas dukungan kawan-kawan media terhadap kami, yang terus memberitakan penanganan mahasiswa Aceh di China kepada masyarakat,” kata Alhudri.

Alhudri mengatakan, total jumlah Mahasiswa Aceh yang berada di China berjumlah 65 orang. Sebanyak 13 orang yang dipulangkan dari Kota Wuhan kini sedang diobservasi di Pulau Natuna, sementara di Kota Changcun, masih terdapat 2 orang lagi mahasiswa Aceh. Sisanya, ada yang sudah pulang secara mandiri ada juga yang dipulangkan oleh Pemerintah Aceh.

“Yang 2 orang di Changcung itu, besok satu diantaranya akan berangkat pulang ke Aceh, sementara satu lagi memilih tetap menetap di sana,” kata Alhudri.

Alhudri mengaku, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan mahasiswa Aceh yang kini sedang diobservasi di Natuna. Ia mengatakan, mereka dalam keadaan yang sehat.

Alhudri menyampaikan, mahasiswa Aceh yang sedang diobservasi itu akan dipulangkan pada tanggal 16 Februari 2020 mendatang. Mereka terlebih dahulu dibawa ke jakarta, lalu di sana akan ada proses penyerahan dari Kementrian Luar Negeri RI kepada Pemerintah Aceh.

“Jadi nanti kita yang akan membawa mereka pulang ke Aceh,” kata Kadis Sosial Aceh itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif, mengatakan, permasalahan virus corona belum berhenti. Bahkan, kata dia, jumlah korban yang terpapar maupun yang meninggal akibat virus tersebut terus bertambah.

Oleh sebab itu, kata dia, pemerintah telah menyiapkan sejumlah hal untuk mengantispasi dan mencegah agar masyarakat Aceh terhindar dari virus corona.

“Di sejumlah rumah sakit, kita sudah menyiapkan sejumlah peralatan medis yang memadai untuk menangani pasien yang terpapar virus corona,” kata dia.

Di samping itu, Hanif juga mengimbau agar masyarakat tidak cemas. Ia meminta agar masyarakat tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan, tubuh, sanitasi serta mengkonsumsi makanan yang sehat.

“Syukur kita masyarakat Aceh tidak makan yang macam-macam, masyarakat kita mengkonsumsi makanan yang halal. Kita tahu virus ini berasal dari hewan liar yang dikonsumsi oleh manusia, seperti kelelawar,” kata Hanif.

Hanif mengatakan, kini virus corona sudah merebak ke 26 negara dan semua negara di Asia Tenggara termasuk yang terpapar virus itu, kecuali Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk bersyukur.

Ikut hadir dalam acara itu, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).[]

Tags: aceh
Previous Post

M@PPA: DPR Aceh Harus Waspada Terhadap Agenda Revisi UUPA

Next Post

Dyah Erti Serahkan 5.916 Beasiswa PIP untuk Siswa Aceh Selatan

Next Post

Dyah Erti Serahkan 5.916 Beasiswa PIP untuk Siswa Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

03/04/2026
Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

Jalan Putus, Harga Sembako Naik, Warga Gayo Lues: Kami Seperti Dilupakan

03/04/2026
Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

Syech Muharram Ajak Kepsek Jaga Khasanah Bahasa Aceh di Sekolah

03/04/2026
Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

Kadishub Aceh: Penumpukan di Simeulue Akibat Penumpang Terfokus ke Calang

03/04/2026
Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

823 Ribu Peserta JKA Dicoret, Nasrul Zaman: Jangan Pertaruhkan Nyawa Rakyat dengan Data Asumsi

03/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Rencana HUT ke-24 Abdya Didesain Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com