BANDA ACEH – Ketua Komisi V DPR Aceh, M. Rizal Falevi Kirani, meminta pemerintah Aceh bergerak lebih cepat untuk meminmalisir potensi penularan yang lebih luas.
“Tahap awalnya kita mengharap masyarakat yg merasa diri pernah kontak dengan korban agar mau melapor dengan suka Rela untuk dikarantina,” ujarnya.
Menurut Falevi Kirani, Jika ini juga tidak ada kesadaran atau masyarakat cenderung takut sehingga menutup informasi sebenarnya, maka pemerintah harus bergerak lebih ofensif dengan membentuk Timsus untuk mendata dan mengindentikasi secara cepat, tepat dan akurat terhadap orang yang potensial tertular.
“Terutama yang pernah contak langsung dengan Alm maupun kontak dengan orang yang pernah kontak langsung dengan Alm untuk dipanggil dan dikarantina, sehingga potensi penularan bisa diminimalisir.”
“Bila memungkinkan pemerintah perlu berikan insentif bagi mereka yang mau melapor dan dengan sukarela dikarantina agar mereka tdk kepikiran lagi untuk keluarga yang ditinggalkan di rumah, jika masih melanggar saya kira tindakan lebih tegas patut dipertimbangkan! Ini demi kemashlahatan bersama, kita semua berpotensi jadi korban, kita semua dituntut berupaya lebih keras,” kata Falevi.
“Sekali lagi kami tegaskan Pemerintah Aceh harus segera melibatkan berbagai stakeholder untuk memunutuskan mata rantai wabah virus covid 19 ini. Bpk Plt harus membuang ego bhw tidak sanggup menangani sendiri ini persoalan nyawa orang. Kita tinggalkan carut marut politik mari kita bahasa bersama dengan melibatkan berbagai stakeholder di berbagai level sapai kepada level terbawah. Tujuan kita hanya satu untuk menyelamatkan rakyat Aceh,” ujarnya lagi.








