Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

NASA Bantah Temukan Alam Semesta Paralel

Admin1 by Admin1
23/05/2020
in Teknologi
0
NASA Bantah Temukan Alam Semesta Paralel

Ilustrasi dunia paralel. (Screenshot via web Nasa.Gov)

Jakarta – Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) membantah telah menemukan alam semesta paralel (parallel universe), isu yang ramai diperbincangkan oleh warganet selama satu dalam satu minggu ke belakang.

Dalam alam semesta paralel itu, waktu diklaim bergerak mundur dan bukan berjalan ke depan.

Artikel-artikel ini bersumber dari sumber informasi yang sama, yakni dari New Scientist dengan judul berita ‘We may have spotted a parallel universe going backwards in time’.

Penemuan itu diklaim berasal dari proyek eksperimen NASA yaitu Antarctic Impulsive Transient Antenna (ANITA), proyek untuk dapat mendengarkan alam semesta melalui partikel bermuatan energi tinggi atau biasa disebut dengan neutrino.

Peneliti utama dalam proyek ANITA, Peter Gorham mengatakan berita NASA menemukan dunia paralel adalah sebuah kesalahpahaman dan sangat disayangkan bagi aktivitas jurnalisme.

“Berita-berita itu adalah jurnalisme yang sangat disayangkan dan laporan awal dari Daily Star hanya mengada-ada tentang diri saya dan percobaan kami,” kata Gorham.

Berita New Scientist ini bersumber dari laporan ANITA yang telah berusia dua tahun. Bahkan berita New Scientist ini sudah dipublikasi sejak 8 April lalu. Namun berita ini viral setelah media seperti New York Post, hingga Daily Star menggunakan judul-judul yang menarik perhatian pembaca.

Judul-judul berita seperti ‘NASA mengungkap bukti alam semesta paralel yang aneh di mana fisika, waktu beroperasi secara terbalik’, hingga “Para ilmuwan mungkin baru saja menemukan bukti alam semesta paralel”.

Dilansir dari Forbes, berita di New Science juga mengacu pada laporan IceCube Neutrino Observatory yang menunjukkan bahwa manusia perlu mempertimbangkan penjelasan alternatif untuk menjelaskan data ANITA

Para ilmuwan di IceCube Neutrino Observatory kemudian mencoba mencari sumber sinyal-sinyal neutrino intens. IceCube menindaklanjuti pengamatan ANITA dan menyarankan model standar fisika tidak dapat menjelaskan peristiwa aneh ini.

Proyek ANITA

ANITA adalah upaya mendengarkan alam semesta lewat partikel Neutrino. Partikel-partikel ini tidak menimbulkan ancaman bagi bumi dan melewati sebagian besar benda padat tanpa disadari siapa pun.

Beberapa penelitian menduga 100 triliun neutrino melewati tubuh manusia setiap detik. Neutrino jarang berinteraksi dengan materi, tapi bisa menghasilkan hujan partikel sekunder yang dapat dideteksi, yang memungkinkan manusia untuk menyelidiki dari mana mereka berasal di alam semesta.

ANITA sendiri merupakan antena radio yang menempel pada balon helium yang terbang 37 ribu meter di atas lapisan es Antartika, ketinggian setara dengan empat kali tinggi penerbangan komersial. Pada ketinggian seperti itu, antena bisa mendengarkan suara kosmos (alam semesta).

Dilansir dari CNET, selama bertahun-tahun ANITA telah mendeteksi beberapa peristiwa “anomali”. Alih-alih neutrino berenergi tinggi mengalir dari luar angkasa, neutrino malah berasal dari dalam Bumi. Temuan anomali ini tidak dapat dijelaskan oleh ilmu fisika manusia saat ini.

“Peristiwa ANITA yang tidak biasa telah diketahui dan didiskusikan sejak 2016. Setelah empat tahun tidak ada penjelasan yang memuaskan tentang peristiwa anomali yang dilihat oleh ANITA sehingga ini sangat membuat frustrasi, terutama bagi mereka yang terlibat,” kata anggota terhormat Lembaga Antariksa Australia (CSIRO), Ron Ekers.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: nasa
Previous Post

Kasus Covid-19 di Afrika Mencapai 100.000 Orang

Next Post

Paket Mulia Dari Yang Maha Mulia

Next Post
Saat Teguran Dari Langit Kepada Penghuni Bumi

Paket Mulia Dari Yang Maha Mulia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IPMB Banda Aceh Desak PT KIM Patuhi SK Bupati Nagan Raya

IPMB Banda Aceh Desak PT KIM Patuhi SK Bupati Nagan Raya

09/02/2026
Pemko Banda Aceh Gelar Pangan Murah Selama Dua Hari

Pemko Banda Aceh Gelar Pangan Murah Selama Dua Hari

09/02/2026
218 Satpol PP/WH Banda Aceh Ikuti Pembaiatan dan Pembaretan

218 Satpol PP/WH Banda Aceh Ikuti Pembaiatan dan Pembaretan

09/02/2026
Meunasah Darurat di Pidie Jaya Dibangun di Atas Lumpur Banjir

Meunasah Darurat di Pidie Jaya Dibangun di Atas Lumpur Banjir

09/02/2026
Immawan Khairul Rijal Terpilih sebagai Ketua Umum PC IMM Abdya

Immawan Khairul Rijal Terpilih sebagai Ketua Umum PC IMM Abdya

09/02/2026

Terpopuler

Lagi, Senator Azhari Cage Bantu Pulangkan Jenazah Warga Aceh Utara dari Bekasi

Lagi, Senator Azhari Cage Bantu Pulangkan Jenazah Warga Aceh Utara dari Bekasi

08/02/2026

IMM Abdya Gelar Musycab XII Usung Tema Reformasi Kepemimpinan

KNPI Abdya Soroti Kepemimpinan Plt Kacabdin Abdya, Dukung Langkah Bupati Minta Evaluasi Pemerintah Aceh

Meunasah Darurat di Pidie Jaya Dibangun di Atas Lumpur Banjir

Kembali Pimpin PBSI Aceh, Dr. Safaruddin Dapat Dukungan Penuh Semua Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com