Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (110)

Admin1 by Admin1
24/05/2020
in Cerbung
0

IBNU dan Riska sama-sama terdiam. Dela sendiri tak berani berkomentar karena alur yang terjadi ternyata tak sederhana yang pernah diceritakan oleh Riska kepadanya di Ngawi.

“Ayahmu pernah menemuiku di Warkop Pinggir Kali. Ia menentang hubungan kita,” ujar Ibnu kemudian.

“Ini penyesalanku terdalam selama ini. Aku tak mampu mengubah pendapat orangtuamu terhadap diriku. Atas segala yang terjadi, aku minta maaf. Aku adalah pria Aceh. Yang tidak mungkin merebut hatimu tanpa merebut hati orangtuamu. Makanya aku kemudian pasrah,” kata pemuda itu.

Ia berbicara dengan nada cukup pelan agar ceritanya tak terdengar ke penumpang pesawat lainnya di depan dan belakang mereka.

“Kenapa Bang Ibnu tidak berusaha lebih keras agar orangtuaku bisa menerimamu kelak. Bukankah komitmen kita masih berjalan,” kata Riska.

Ibnu terdiam.

“Tapi bukankah kau kini memiliki jodoh yang telah dipilih oleh orangtuamu? Dia berprofesi sama seperti ayahmu? Ahmadi pernah melihat kalian berdua di Wong Solo Banda Aceh,” ujar Ibnu kemudian.

Kali ini cukup keras hingga beberapa penumpang lainnya menatap mereka dengan wajah penasaran.

Riska menggeleng kepala. Ia tidak tahu jika momen itulah yang membuat Ibnu memilih menghindarinya selama ini.

“Bang Ahmadi mungkin salah sangka. Lelaki itu adalah sepupuku dari Ngawi dan juga tentara. Ia pindah ke Aceh dan aku menemaninya untuk melihat Aceh,” kata Riska.

“Aku berulangkali berkunjung ke Warkop Pinggir Kali, tapi selalu ada penghalang yang membuat kita tak bisa ketemu dan menjelaskan apa yang terjadi. Hal inilah yang membuatku nyerah dan kemudian pulang ke Ngawi,” ujarnya lagi.

Riska kembali menarik nafas panjang.

“Untung ada Sri dan Dela yang membuatku tak menyerah menggapai mimpi. Tapi kemudian Bang Ibnu justru memiliki sosok lain. Aku tahunya dari Bang Ahmadi, termasuk soal berangkat ke Australia,” ujar Riska lagi.

“Apakah masih ada tempat bagiku di hati abang? Tak bisakah kita kembali seperti dulu?” ujar Riska tiba-tiba. Matanya berkaca-kaca. Tapi tanpa suara tangis.

Melihat hal ini, Ibnu merasa serba salah. Ia khawatir jika penumpang lain terganggu dengan komunikasi mereka. Ibnu khawatir jika jawabannya justru membuat tangis Riska meledak.

Ia ingin menghapus air mata di wajah wanita cantik itu. Namun niat itu kemudian diulurkannya. Ia tidak ingin menyentuh non muhrim seperti komitmennya selama ini.

Pada saat yang bersamaan, sang pilot berbicara bahwa pesawat akan tinggal landas. Penerbangan menuju Australia dimulai.

Para pramugari keluar untuk memberi arahan jika keadaan darurat terjadi. Namun Ibnu tak memperhatikan arahan tersebut sama sekali.

“Apakah aku terlalu kejam terhadap Riska? Namun berbohong soal Dara justru akan membuat dua gadis itu terluka,” gumam Ibnu. Pikirannya kalut. Ia benar-benar berada dalam suasana yang tak nyaman.

[Bersambung]

Tags: wasiet
Previous Post

Idul Fitri dan Corona

Next Post

Pemerintah Aceh Diminta Berikan Stimulus untuk UMKM

Next Post
Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan, Pengamat Sebut Perlu Regulasi

Pemerintah Aceh Diminta Berikan Stimulus untuk UMKM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

Lembaga Wali Nanggroe Serap Aspirasi Penguatan MoU Helsinki di Aceh Jaya

28/07/2026
Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SD Negeri 1 Bandar Baru, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

28/07/2026
Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

Pidie Jaya Bangun Kekuatan Logistik Desa, Armada Fuso Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Koperasi

28/07/2026
Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

Sambut HUT ke-25 Partai, Demokrat Aceh Gelar Donor Darah dan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri.

28/07/2026
[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026

Terpopuler

Wasiet (110)

24/05/2020

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com