Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Food & Travel

Brayeun Destinasi Wisata Air Terpopuler di Aceh Besar

Admin by Admin
05/06/2020
in Food & Travel
0

ACEH BESAR- Aceh memang sangat terkenal dengan spot wisata yang menantang adrenalin dan kaya akan keindahan alam nya yang masih terjaga keasriannya. Diapit oleh gunung yang menjulang kiri dan kanan nan kokoh, pepohonan hijau, gemericik air jatuh dipemandian Brayeun kian apik. Airnya yang bersih mengkilap kebiruan menambah pesona alamnya yang masih asri.

Pemandian irigasi Brayeun, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar menjadi lokasi wisata air yang terpopuler saat ini bagi warga Banda Aceh maupun Aceh Besar. Surga tersembunyi yang ada di Aceh Besar ini cukup menarik untuk dikunjungi bersama keluarga dan teman-teman juga kerabat. Bagaimana tidak, Anda cuman hanya menghabiskan waktu 30 menit saja dari Kota Banda Aceh untuk menacapai lokasi pemandian air nan sangat sejuk ini.

Untuk memasuki lokasi wisata Brayeun, Anda hanya merogoh kocek satu orangnya 5000 rupiah saja. Sesampainya di titik lokasi pemandian, Anda bisa memarkir mobil di lokasi yang sudah disediakan dan membayar parkir sekitar Rp 5.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk sepeda motor. Setiba di objek pemandian Brayeun, Anda langsung dihadapkan dengan pemandangannya yang masih sangat perawan.

Anda juga akan disambut ramah oleh warga yang berjualan disekitar lokasi wisata. Semua fasilitas sudah disediakan oleh warga setempat. Namun tidak ada yang gratisan yak! Anda harus membayar nya.

Jika anda berminat menaiki perahu karet, cukup membayar 20.000 rupiah kepada pemiliknya dan Anda bisa berdayung ria kelilingi tempat pemandian yang sudah seperti danau tersebut dengan puas. Airnya yang dalam dan berbagai biota air tawar terlihat jelas dengan mata telanjang. Anda juga bisa melihat ikan endemik Brayeun dari atas perahu tersebut. Untuk anak-anak sudah disediakan balon angin atau bebek karet untuk keamanan anak Anda saat bermain air yang langsung dari hutan hijau yang lebat.

Tantangan ini belum selesai. Anda bisa menyebrang ke seberang air dari atas beton irigasi. Di sana juga sudah tersedia tempat nongkrong yang nyaman. Anda bisa menikmati susananya yang damai dari pondok-pondok atau bisa menggantungkan ayun di dahan pohon yang tertata rapi sembari bersantai ria sambil menikmati makanan bersama keluarga.

Namun di lokasi ini Anda benar-benar seakan berada di era sebelum adanya ponsel. Di objek wisata ini memang signal hand pone tidak ada sama sekali dan ini tentunya akan memberi nuansa liburan Anda benar-benar nyaman dan tidak terganggu dengan deringan telpon genggam.Di lokasi wisata ini Anda juga tidak perlu repot-repot membawa makanan dari rumah. Di sini sudah lengkap segala keperluan bagi para pelancong baik warga lokal maupun dari luar Aceh.

Anda tidak perlu ragu, harga makanan di lokasi wisata Brayeun ini tergolong sangat murah, sama dengan makanan yang ada di kota dan pastinya tidak mengoyak dompet anda.

Anda tertarik dengan wisata air surga tersembunyi? Selamat menikmati akhir pekan Anda dengan mengunjungi irigasi Brayeun!.

Previous Post

ODP Kembali Meningkat, Wali Kota Minta Masyarakat Tetap Waspada

Next Post

Terkumpul 480 Kantong Darah, Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Berlanjut

Next Post
Mobil Unit Donor Darah PMI Layani ASN Pemerintah Aceh Selama Sepekan

Terkumpul 480 Kantong Darah, Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Berlanjut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terlihat Gersang, Banggar DPRK Minta Taman di Bawah Fly Over Simpang Surabaya Ditata

Terlihat Gersang, Banggar DPRK Minta Taman di Bawah Fly Over Simpang Surabaya Ditata

23/07/2026
DPRK Minta Pemko Tindak Tegas Pelanggaran GSB, Serta Tata Kabel Provider

DPRK Minta Pemko Tindak Tegas Pelanggaran GSB, Serta Tata Kabel Provider

23/07/2026
Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

23/07/2026
Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

23/07/2026
UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Brayeun Destinasi Wisata Air Terpopuler di Aceh Besar

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com