Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aminullah Dinilai Tepat untuk Dinobatkan Sebagai Bapak Ekonomi Syariah Banda Aceh

Admin1 by Admin1
24/06/2020
in Nanggroe
0
Aminullah Apresiasi Plt Gelar Pasar Murah di Banda Aceh

Banda Aceh – Sejumlah capaian Pemerintah Banda Aceh di bawah kepemimpinan Walikota Aminullah Usman menunjukkan indikator kegemilangan terutama di sektor pendidikan dan ekonomi yang menjadi pilar visi dan misi kepemimpinan Aminullah di Banda Aceh.

” Jika Alm. Bapak Mawardi Nurdin dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan Banda Aceh, kami mengusulkan Bapak Aminullah Usman sebagai Bapak Pendidikan dan ekonomi syari’ah di Banda Aceh,” ungkap  Delky, mantan pengurus Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh kepada media, Rabu (24/06/2020).

Menurut pemuda asal Aceh Selatan ini, penobatan itu bukanlah hal yang muluk-muluk, dan sangat realistis jika dilihat indikator capaian selama Aminullah memimpin Banda Aceh.

” Di bidang Pendidikan, kita bisa lihat sendiri capaian beliau (Bapak Aminullah -red) yang telah berhasil meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) secara signifikan. Banda Aceh telah berhasil meraih predikat indeks pembangunan manusia (IPM) nomor 2 terbaik tingkat Nasional. Ini capaian yang gemilang dan harus terus dipertahankan,” ujar Delky.

Ketua Yayasan Aceh Kreatif itu memaparkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Banda Aceh, pada 2019 tercatat berada di angka 85,07. “Kami nilai ini adalah indikator bentuk keseriusan walikota mewujudkan visi misinya, dan patut diapresiasi publik,”tambahnya.

Delky melanjutkan, di sektor ekonomi yang notabenenya juga salah satu pilar Visi misi Walikota Banda Aceh juga terlihat mengalami capaian yang patut dibanggakan.

“Salah satu indikatornya yakni angka pengangguran dan kemiskinan Banda Aceh pada 2019 silam merupakan paling rendah se-provinsi Aceh. Ini juga patut diacungi jempol. Bahkan ketika beberapa daerah disibukkan dengan kehadiran rentenir yang menghisap darah masyarakat, Banda Aceh telah menghadirkan pembiayaan syari’ah untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pembiayaan yang hari ini telah lebih dari 5000 nasabah pedagang UMKM dan pedagang kaki lima yang merasa kan manfaat kebijakan walikota 2 tahun silam itu. Terobosan ini pula diakui hingga ditingkat nasional,” jelasnya.

Tidak hanya itu, hal lain yang menarik yakni masyarakat terlihat sangat senang ketika Walikota menjadikan pendopo ini sebagai ruang publik, bahkan tak jarang kegiatan keagamaan dilaksanakan di Pendopo ini. Ini tentunya bagian bentuk komitmen pak wali terhadap penerapan syariat Islam.

Tidak hanya itu, dia juga menilai ada hal menarik uang selama ini ditunjukkan Aminullah sebagai seorang Walikota. “Salah satu yang menarik beliau ketika dikritik tidak marah, diberikan masukan sejauh itu konstruktif itu langsung ditanggapi. “Jadi, wajar saja capaian di bidang ekonomi dan pendidikan Banda Aceh sangat fantastis. Toh kritikan dan masukan dijadikan katalisator pemicu untuk membangun Banda Aceh dengan menunjukkan bukti-bukti capaian hingga sejumlah prestasi,” imbuhnya.

Sebagai, elemen muda yang baik tentunya kita berani mengkritisi, memberi masukan dan kenapa tidak mengapresiasi sebuah capaian yang terbukti.

“Dari sejumlah indikator yang ada, mau tidak mau kita akui capaian Aminullah selama memimpin Banda Aceh terutama di bidang ekonomi dan pendidikan patut diacungi jempol. Dan tidak ada salahnya jika DPRK Banda Aceh sebagai perwakilan rakyat memberikan apresiasi dengan menobatkan Bapak Aminullah sebagai Bapak Pendidikan dan Ekonomi Syari’ah Banda Aceh. Ini sangat realistis sebagai bentuk penghargaan publik terhadap capaian kerja keras seorang pemimpin. Kami pikir penobatan itu sudah sangat tepat berdasarkan capaian kerjanya,” pungkasnya.

Tags: banda aceh
Previous Post

Bupati Aceh Tengah Buka Pelatihan Budidaya Terong Belanda

Next Post

Kasus Positif Covid-19 Aceh Jadi 50 Orang

Next Post

Kasus Positif Covid-19 Aceh Jadi 50 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026
Arus Lalin dan Mudik Lebaran H+3 Lancar

Arus Lalin dan Mudik Lebaran H+3 Lancar

23/03/2026

Terpopuler

Aminullah Apresiasi Plt Gelar Pasar Murah di Banda Aceh

Aminullah Dinilai Tepat untuk Dinobatkan Sebagai Bapak Ekonomi Syariah Banda Aceh

24/06/2020

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com