Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Lagi-lagi, DPR Aceh Kecolongan (Lagi)

Admin1 by Admin1
16/07/2020
in Saleuem
0
Taqwallah: APBA Perubahan Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Ilustrasi DPR Aceh

“Berharap sajian sepakbola kelas dunia semisal Laliga, namun yang dipertontonkan justru Tarkam yang pemainnya berkaki ayam serta lapangan lumpur.”

Ungkapan inilah yang kini dipertontonkan DPR Aceh di bawah kendali para anak muda yang kini menjabat unsur pimpinan. Konon katanya, mereka adalah para mantan aktifis tulen. Salah satunya dipegang oleh Dahlan Jamaluddin selaku ketua mewakili aspirasi mayoritas (Partai Aceh-red) yang masih menguasai kursi di DPR Aceh.

Kini, ia memang terbilang sukses mengamankan setiap kebijakan eksekutif yang sedang berjalan. Walau harus meng-harakiri aspirasi pemilih dan partainya sendiri.

Mundur jauh ke belakang, asa public sebenarnya cukup tinggi kepada DPR Aceh periode 2019-2024 ini.

Ini konon yang terpilih adalah pemuda-pemuda pilihan yang dianggap mampu mengembang amanah besar. Konon lagi, yang ditunjuk sebagai pimpinan adalah para pemuda yang memiliki seabrek pengalaman organisasi semasa konflik.

Di awal-awal dilantik, mereka langsung dihadapkan dengan persoalan APBA Perubahan 2019 yang diduga banyak penyelewengan. Mayoritas anggota DPR Aceh periode 2019-2024 memang tak terlibat dalam pembahasan tapi Dahlan selaku anggota DPR Aceh periode sebelumnya, pasti terlibat dalam pembahasan.

Demikian juga pembahasan soal APBA 2020 yang dibahas hanya 4 hari. Ketua DPR Aceh sekarang, yang juga menjabat sebagai angota DPR Aceh periode sebelumnya, pasti mengetahui setiap detail persoalan yang terjadi.

Itu sebabnya, asa public tumbuh saat Dahlan menyampaikan komitmennya untuk membedah seluruh isi APBA Perubahan 2019 dan APBA 2020. Ini diungkapkan Dahlan kepada sejumlah media saat itu.

Namun ibarat es, komitmen ini tak kunjung terwujud atau mencair setelah sosok yang bersangkutan terpilih sebagai ketua DPR Aceh.

APBA Perubahan 2019 yang sarat masalah, berlalu  tak terproses. Demikian juga dengan APBA 2020 yang dibahas cuma 4 hari.  Tak ada komitmen nyata untuk mengawal uang rakyat itu seperti janji di awal-awal menjabat.

Dua persoalan ini menjadi ‘catatan hitam’ dalam ingatan rakyat bahwa mereka kini dikibuli oleh wakilnya sendiri.

Maka lupakan dua persoalan tadi. Dahlan telah sukses mengamankan kebijakan eksekutif periode berjalan walaupun bau busuk di APBA Perubahan 2019 dan APBA 2020 masih tercium dengan mudah hingga sekarang.

Sudahlah. Ikhlaskan saja.

Mari beralih ke komitmen Pansus dan pembatalan proyek multiyear yang pernah dibahas dalam Banmus DPR Aceh. Ternyata ini juga tak kunjung diwujudkan hingga memasuki pertengahan Juli 2020.

Jelang paripurna terakhir, Dahlan membuat surat yang isinya melarang personal DPR Aceh untuk bicara soal Pansus dan proyek multiyear. Alasannya, pembahasan ini akan dicari waktu lain.

Kenapa ini bisa terjadi? Mungkin dan (kemungkinan) sampai semua proyek multiyear ini ditenderkan dan baru kemudian pimpinan DPR Aceh akan bersorak-sorak pura-pura menentang. Lakon ini penting agar pimpinan itu memperoleh dua keuntungan. Sukses mengamankan kebijakan eksekutif yang sedang berjalan dan tetap dianggap kader yang loyal oleh pimpinan Partai Aceh.

Padahal soal proyek multiyear tadi, rekomendasi Komisi IV DPR Aceh periode sebelumnya sangatlah jelas. Mereka tak dilibatkan dan tak pernah masuk dalam pembahasan. Eksekutif memasukan proyek multiyear sepihak tanpa melibatkan DPR Aceh dan itu cacat hukum.

Zulfadhil atau Abang Samalanga, anggota DPR Aceh, sudah berulangkali meminta ketegasan dari pimpinan DPR Aceh terkait hal ini. Namun suara mantan sekretaris Komisi IV ini dianggap angin lalu.

Kini tersiar kabar, Plt Gubernur bakal segera menenderkan sejumlah proyek multiyear yang masuk dalam APBA 2020 tanpa sepengetahuan dewan ini. Jika ini kembali terwujud, pimpinan eksekutif periode yang sedang berjalan, patut bersyukur bahwa ia memiliki seorang ketua DPR Aceh yang sangat loyal terhadap dirinya.

Kesuksesan bertubi-tubi ini tak mungkin terjadi secara kebetulan dan berkali-kali. Koalisi pendukung pemerintah di DPR Aceh dan Plt gubernur Aceh patut berterimakasih kepada ketua DPR Aceh. Ini tentu tak cukup dengan hanya bahasa dan pelukan. Selamat…!

 

 

 

 

 

 

Tags: acehdpr aceh
Previous Post

PKK Abdya Sosialisasi Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Next Post

Wallet Codes Gandeng AVGI, Dukung UKM Warnet “E-Sport” Bangkit

Next Post

Wallet Codes Gandeng AVGI, Dukung UKM Warnet “E-Sport” Bangkit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Pilchiksung Serentak di 31 Gampong, 76 Calon Keuchik Berebut Dukungan Warga Pidie Jaya

Nyan, Pilchiksung Serentak di 31 Gampong, 76 Calon Keuchik Berebut Dukungan Warga Pidie Jaya

24/06/2026
Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

24/06/2026
Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

24/06/2026
Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

24/06/2026
SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

24/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com