SINGKIL – Kegaiatan temu ramah Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda Aceh Singkil menjamu Komite Independen Peduli Aceh Singkil (KIPAS)di pendopo Aceh Singkil, Selasa 15 Juli 2020.
Dari KIPAS, dalam kegiatan melibatkan tokoh-tokoh tersohor di Aceh Singkil untuk memberikan masukan kepada Pemda Aceh Singkil. Seperti, Ir. H. Amzy, Abdi Suka, Roesman Hazmy, Ustad Salam, Jafriadi, M. Fazry Yunus, Ismail Saleh, Ustad Khalidin, Asmardin, dan Ramlan.
Bermula dari semangat KIPAS untuk mendorong Aceh Singkil lebih baik kedepannya, turut dipaparkan aspirasi masyarakat yang sudah dijaring KIPAS sehingga patut untuk diprioritaskan dalam penganggaran tahun 2021 ke depan.
“KIPAS mendengarkan usulan masyarakat untuk tercapainya pemerataan pembangunan di Aceh Singkil dan dalam pertemuan ini kita sampaikan hal-hal yang patut dijadikan program kepada Pemda Aceh Singkil” kata M. Azmy selaku Ketua KIPAS.
Berikut rentetan program usulan KIPAS kepada Pemda Aceh Singkil, agar dapat:
1. Rumah sakit Pasar Singkil greadenya ditingkatkan dan perhatian fasilitas agar masyarakat pesisir pantau seperti Pulau Banyak, Pulau Banyak Barat, Kuala Baru cepat dapat pertolongan apabila dalam situasi darurat.
2. Pembebasan lahan pengembangan pantai Pulau Sarok supaya nelayan tidak terkendala berlalu lalang.
3. Lanjutan pembangunan jalan Singkil-Kuala Baru agar dalam waktu dekat bisa terhubung Kabupaten Aceh Singkil dan Aceh Selatan.
4. Lanjutan pembangunan tanggul Aceh Singkil agar bisa mengantisipasi banjir yang sering terjadi di Singkil.
5. Penyelesaian jalan lingkar Pulau Banyak agar terhubung dengan Pulau Balai dan bisa dilalui oleh masyarakat.
6. Pemeliharaan tempat BBI Pulau Banyak sedang terancam abrasi agar BBI yang sudah berhasil tidak anjlok dan menjadi BBI air asin andalan Aceh Singkil.
7. Lahan CPO terbengkalai agar bisa difungsikan. Jika tidak, maka lebih baik digunakan sebagai lahan hijau saja.
8. Pemda Aceh Singkil agar dapat mengirim putra-putri Aceh Singkil ke timur-tengah dengan ikatan MoU selesai kuliah mengabdi di Aceh Singkil.
9. Pemda Aceh Singkil agar dapat membuat kerja sama dengan universita-universitas yang berkapasitas untuk mencetak hafidz-hafidzah Aceh Singkil
10. Memaksimalkan alur keluar masuk di muara Kualo Gabi untuk nelayan dan pariwisata.
11. Guru honorer domain Kemenag maupun Pemda seperi Min dan Man agar dapat biayanya tidak lagi menggunakan dana BOS.
12. Peningkatan fasilitas STIP Yashafa untuk menunjang gairah belajar dan standar layak universitas.
13. Aceh Singkil perlu membuat kegiatan rutinan Haul Syekh Abdur Rauf As-Singkily di Singkil mengingat beliau merupakan tokoh besar Singkil.
14. Aceh Singkil perlu pengembangan pasantren Salafi karena itu ajaran Syekh Abdur Rauf As-Singkily.
Beberapa saran usulan KIPAS itu dimintakan juga Pemda Aceh Singkil harus buat DID supaya kita bisa upayakan bersama-sama untuk perncapaiannya.
Atas sumbang saran KIPAS, Bupati Aceh Singkil, Dul Mursyid juga menerangkan bahwa kepemimpinan beliau sudah beranjak kurang lebih 3 tahun bersama dengan Pak Wakil Bupati, Sazali., Sos. Beliau berharapan penuh doa dari masyarakat dan berkerja sama untuk mendorong kemajuan Aceh Singkil.
Di samping itu, bandara Syekh Hamzah Fansuri sebenarnya sudah dapat lampu hijau dari pemerintah pusat untuk pembangunannya, tapi masih terkendala sampai saat ini di provinsi Aceh.
Dan pula Singkil ibu kota Kabupaten Aceh Singkil rawan banjir. Cukup memperihatinkan sekali, hal ini harus cepat kita jawab bersama-sama.
“Semua sumbang saran KIPAS kami tampung. Kita akan perjuangkan bila perlu kita kirim ke Pak Presiden. Bila bapak-bapak bersama masyarakat kita tanda tangani bersama-sama bahwa inilah aspirasi masyarakat Singkil,” ucap Dul Mursyid.
Kegiatan temu ramah itu, di pimpin oleh Sekda Aceh Singkil, Drs. Azmi. Acara temu ramah tersebut berjalan dengan sejuk berirama berbalas pantun.[]










