Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Bertambah 22 Orang dalam Sehari, Shalat Idul Adha Dilaksanakan di Zona Hijau

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/07/2020
in Nanggroe
0
Data Terbaru, ODP di Aceh Bertambah Jadi 1003 dan PDP Jadi 49

Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani

BANDA ACEH – Kurva epidemiologi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Aceh belum stabil. Korban virus corona dilaporkan melonjak dengan penambahan kasus baru sebanyak 22 orang.

Sementara itu, shalat Idul Adha 1441 H/2020 M dapat dilaksanakan di semua daerah Zona Hijau. Di daerah Zona Kuning dan Zona Orange/Merah tergantung keputusan bupati/walikota.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada awak media, Selasa (28/7/2020). Kasus-kasus baru Covid-19 meliputi; Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, Bener Meriah, Kota Langsa, dan luar daerah Aceh.

SAG menjelaskan, warga Kota Banda Aceh sebanyak 9 orang (Kasus 172 s/d Kasus 180). Warga Aceh Besar sebanyak 3 orang (kasus 181 s/d Kasus 183). Warga Aceh Utara 1 orang (Kasus 184). Warga Bener Meriah sebanyak 6 orang (Kasus 185 s/d Kasus 190). Warga Kota Langsa sebanyak 2 orang (Kasus 191-Kasus 192). Satu orang lainnya warga luar Aceh (Kasus 193) .

“Tren kasus Covid-19 Aceh belum stabil. Kemarin dilaporkan tiga kasus baru. Hari ini melonjak 22 kasus, sehingga totalnya sudah mencapai 193 kasus,” kata SAG.

Menurut Jubir Covid-19, yang juga Juru Bicara Pemerintah Aceh itu, masyarakat dihimbau lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan secara konsisten, termasuk pada saat menjalankan salat Idul Adha 1441 H yang akan datang.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, MT telah menyurati bupati/walikota pada 20 Juli 2020 terkait pelaksaan salat berjamaah pada Idul Adha nanti, katanya. Salat Idul Adha dapat dilaksanakan di semua daerah Zona Hijau dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sedangkan di daerah Zona Kuning dan Zona Orange/Merah tergantung pada keputusan bupati/walikota masing-masing, setelah berkoordinasi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selain pada pelaksanaan salat Idul Adha, tambah SAG, protokol kesehatan juga harus diperhatikan pada penyembelihan hewan qurban. Kebersihan tenaga (personal hygine), kebersihan tempat dan peralatan yang dipergunakan harus mendapat perhatian serius. Prinsip-prinsip jaga jarak juga harus diterapkan pada saat pembagian daging hewan qurban kepada masyarakat.

Selanjutnya SAG mengharapakan, bupati/walikota bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, Panitia Salat Idul Adha, dan Panitia Qurban, hendaknya melakukan sosialisasi dan pengawasan untuk memutuskan rantai penularan virus corona.

“Protokol kesehatan satu-satunya cara efektif pencegahan penularan virus corona, selain juga terus berdoa kepada Allah SWT agar kita semua mendapat perlindungan-Nya,” ujar SAG.

Zona resiko

Selanjutnya SAG mengatakan, Gugus Tugas Covid-19 Pusat telah merilis Peta Zonasi Resiko terbaru pada 26 Juli 2020 (covid19.go.id). Zona Hijau (tidak terdampak) di Aceh meliputi Pidie Jaya, Nagan Raya, Subulussalam, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah. Sedangkan Simeulue, dan Gayo Lues juga termasuk Zona Hijau.

Zona Kuning (resiko rendah) meliputi Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Sabang, Langsa, Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bener Meriah. Sedangkan Zona Orange (resiko sedang) meliputi Aceh Barat Daya dan Aceh Besar.

“Zonasi resiko daerah tersebut dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan, seperti indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan indikator pelayanan kesehatan,” jelas SAG.

Akumulasi kasus

Selanjutnya ia melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 berdasarkan rekap data dari 23 kabupaten/kota, per tanggal 28 Juli 2020, pukul 18.00 WIB. Jumlah kasus Covid-19 di Aceh sudah mencapai 193 orang dengan rincian; 89 orang dalam perawatan, 94 orang sudah sembuh, dan 10 orang meninggal dunia.

Sementara itu, lanjutnya, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.342 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.321 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 21 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih sama dengan kemarin, yaitu 136 kasus. Dari jumlah tersebut, 3 PDP dalam perawatan, 131 PDP telah dinyatakan sembuh, dan 2 orang lainnya meninggal dunia

 

Previous Post

Pemerintah Aceh Siap Hibah Lahan Demi Perluasan Asrama Haji

Next Post

DPRK Aceh Utara Dukung Plt Gubernur Aceh Ambil Alih Pengelolaan Blok B

Next Post

DPRK Aceh Utara Dukung Plt Gubernur Aceh Ambil Alih Pengelolaan Blok B

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

Data Terbaru, ODP di Aceh Bertambah Jadi 1003 dan PDP Jadi 49

Bertambah 22 Orang dalam Sehari, Shalat Idul Adha Dilaksanakan di Zona Hijau

29/07/2020

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com