MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan memotong hewan qurban hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah sebanyak 222 ekor, sesuai dengam jumlah gampong yang ada di kabupaten Tersebut.
Hal tersebut dikatakan oleh Said Muliyadi kepada Awak Media, Rabu 29 Juli 2020.
Meski tidak mencapai target atau tidak mencakup seluruh gampong yang ada di Pidie Jaya, namun hewan qurban dari Pemkab Pidie Jaya pada hari raya qurban tahun ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.
“Kami menargetkan sebanyak 222 ekor hewan qurban tahun ini, target itu agar dapat disalurkan satu gampong satu hewan qurban, tetapi walaupun tidak mencapai target, jumlah hewan qurban tahun ini melebihi tahun sebelumnya,” kata Wakil Bupati Pidie Jaya setempat.
Wabup menyebutkan, hewan qurban yang disedekahkan atau terkumpul dari pejabat dan seluruh SKPK yang ada di ruang likup Pemerintah Pidie Jaya pada tahun ini sebanyak 171 ekor. Sementara tahun lalu sebanyak 159 ekor.
“Alhamdulillah juga mencapai 171 ekor hewan qurban. Terkait penyaluran diatur oleh camat setiap kecamatan, tentunya yang akan dibagi kepada gampong-gampong yang tidak berqurban, ataupun gampong-gampong yang penduduknya banyak tapi kekurangan hewan qurban,” jelas Waled.
Adapun pembagian hewan qurban tersebut bertempat dan berlokasi di komplek perkantoran Bupati setempat.
Dari 171 hewan qurban itu akan dibagikan ke Kecamatan Bandar Baru 30 ekor, Panteraja 6 ekor, Trienggaden 19 ekor, Meureudu 201 ekor, Meurah dua 15 ekor, Ulim 19 ekor, Jangka buya 13 ekor, dan Kecamatan Bandar Dua 35 ekor.
Tahun ini Pemkab Pidie Jaya juga menyalurkan hewan qurban ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Wanita, Pria, dan Lp Lamlo. Armed Paru, Dayah Mudi Samalanga, Dayah Arongan, serta Dayah Abu Kuta Krueng, masing-masing satu ekor.
Reporter: Muliadi









