Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

redaksi by redaksi
05/04/2026
in Lintas Barat Selatan
0
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Foto Murid SD korban banjir bandang Desember 2025 di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh hingga Kamis (2/4/2026) masih belajar di sekolah darurat.()

NAGAN- Kurang lebih tiga bulan telah berlalu sejak Provinsi Aceh diterjang bencana alam banjir bandang. Namun, 220 murid SD dan SMP di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya hingga saat ini masih belajar di bawah tenda darurat.

“Alhamdulillah, meski terdampak banjir, para siswa di Beutong Ateuh tetap bersekolah meski di bangunan darurat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Zulkifli pada Jumat (3/4/2026), dilansir ANTARA.

Mereka terdiri dari 55 siswa laki-laki dan 68 siswa perempuan SDN 1 Beutong Ateuh Banggalang. Serta, 54 siswa laki-laki dan 43 siswa perempuan SMPN Beutong Ateuh.

Menurut Zulkifli, pemerintah daerah mengupayakan fasilitas sekolah darurat agar pendidikan tidak terhenti karena gedung sekolah lama sudah tidak dapat digunakan.

Sesuai instruksi langsung dari Bupati Nagan Raya, Aceh, Dr Teuku Raja Keumangan. Lokasi pembelajaran para murid SMP tersebut harus dipindahkan sepenuhnya karena bangunan sekolah yang lama sudah tidak layak atau hancur.

Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) setempat untuk menggunakan gedung milik dinas tersebut yang sedang tidak terpakai.

“Di SMP ini kan tidak ada lagi bangunannya, jadi dipindah ke lokasi lain. Kami sudah meminta izin pakai ke Disperindagkop Nagan Raya dan alhamdulillah direspons baik oleh kepala dinasnya Pak Samsuar,” tambah Zulkifli.

Zulkifli menyebut mayoritas guru yang mengajar adalah putra-putri asli Beutong Ateuh Banggalang sehingga dapat beradaptasi di sekolah darurat dengan lancar.

Kurikulum yang dipelajari pun tetap reguler Di samping itu para siswa mendapatkan pendampingan khusus dari kalangan mahasiswa hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana.

“Banyak pihak yang memberikan semangat, seperti program trauma healing dari mahasiswa dan LSM. Alhamdulillah, kondisi anak-anak sekarang sudah ceria kembali dan bisa menerima keadaan yang ada saat ini,” ucap Zulkifli.

Lebih lanjut, Zulkifli menuturkan, dua unit sekolah akan dibangun kembali oleh pemerintah pusat pada 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah tim dari Kemendikbud Republik Indonesia berkunjung ke Kabupaten Nagan Raya untuk melakukan survei dan pendataan ke lokasi sekolah yang rusak.

“Insya Allah, jika tidak ada halangan, tahun 2026 ini dua sekolah yang rusak akibat bencana hidrometerologi tahun lalu akan di bangun pemerintah pusat,” ujar Zulkifli.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Patroli Malam, Polres Aceh Selatan Sambangi Titik Keramaian untuk Jaga Kamtibmas

Next Post

Pengcab FPTI Abdya Gelar Fun Climbing, Ajak Generasi Muda Cinta Olahraga Panjat Tebing

Next Post
Pengcab FPTI Abdya Gelar Fun Climbing, Ajak Generasi Muda Cinta Olahraga Panjat Tebing

Pengcab FPTI Abdya Gelar Fun Climbing, Ajak Generasi Muda Cinta Olahraga Panjat Tebing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

DPRK Banda Aceh Tampung Aspirasi Penyandang Disabilitas

25/05/2026
Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

Tidak Didukung Pemerintah Aceh, Seniman Gadai Kendaraan dan Emas Demi Tampil di Luar

25/05/2026
Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

Satgas Saber Abdya Cek Keamanan dan Mutu Pangan Jelang Idul Adha

25/05/2026
Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

Pemko Banda Aceh kembali Gelar Pasar Murah Daging Meugang Rp150 Perkilogram

25/05/2026
Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelontorkan Pangan Murah Tekan Lonjakan Harga

25/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com