Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pesantren di Aceh Barat Dapat Bantuan Dana Belajar Daring

Atjeh Watch by Atjeh Watch
21/09/2020
in Lintas Barat Selatan
0
Pesantren di Aceh Barat Dapat Bantuan Dana Belajar Daring

MEULABOH – Pondok Pesantren di Kabupaten Aceh Barat mendapatkan bantuan dana untuk pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan (daring), Jumat (18/9/2020) .

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Maiyusri dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar, S.Ag di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat.

Turut disaksikan Kepala Seksi Pendidikan Pesantren dan Kesetaraan pada Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, H. Rusli, Lc.,M.Si dan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Tarmidhi, S.Ag.,MA.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Khairul Azhar, S.Ag mengucapkan terimakasih kepada pihak Kanwil Kemenag Provinsi Aceh atas perhatian yang diberikan kepada diniyah dan pondok pesantren di Kabupaten Aceh Barat.

Ia menyebutkan, menurut data di Kabupaten Aceh Barat memiliki 47 pondok pesantren. Dari jumlah tersebut, 31 diantaranya mendapatkan bantuan dana untuk kebutuhan pelaksanaan pembelajaran daring, sedangkan 16 pesantren lainnya tidak termasuk ke dalam daftar penerima.

“Kita berharap, yang belum mendapatkan bantuan ini akan juga menyusul mendapatkan bantuan ini dan yang sudah menerima, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan Juknis,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Maiyusri menjelaskan, penyaluran bantuan dana pembelajaran daring ditentukan oleh pihak Kementerian Agama pusat sesuai dengan data, salah satunya dari data Education Management Information System (Emis) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

“Walaupun begitu kita patut bersyukur bisa mendapatkan lebih dari 65 persen dari pesantren yang terdata,” ucapnya.

Ia berpesan kepada penerima bantuan tersebut untuk menggunakannya sesuai dengan regulasi dan membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) dengan baik dan benar.

“Urusan administrasi harus betul-betul tertib, harus sinkron dengan aturan. Mudah-mudahan Meulaboh menjadi contoh bagi daerah-daerah lain,” harapnya.

Selain itu, Kepala Seksi Pendidikan Pesantren dan Kesetaraan pada Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, H. Rusli, Lc.,M.Si menyebutkan, ada dua hal yang dilihat oleh Kemenag pusat untuk memberikan bantuan kepada pondok pesantren, yaitu adanya izin operasional dan selalu mengupdate data emis secara berkala.

“Jika ada santri yang keluar, harus dikeluarkan segera, dan jika ada yang baru masuk juga begitu, masukkan segera ke dalam data EMIS,” jelasnya.

Rusli menjelaskan, bantuan tersebut hanya dapat digunakan untuk pelaksanaan proses belajar mengajar daring, seperti memasang jaringan internet, dan media lainnya yang dibutuhkan untuk berjalannya pembelajaran sesuai dengan petunjuk teknis (juknis).

“Pembelajaran daring tidak hanya untuk santri, namun juga dapat dilakukan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Selain penyerahan bantuan dana pembelajaran daring juga dilakukan penyerahan sertifikat izin operasional bagi lima pondok pesantren di Kabupaten Aceh Barat.

Tags: kemenag aceh barat
Previous Post

Lagi, Perawat di Pukesmas Aceh Utara Meninggal Akibat Covid-19

Next Post

Sempat Mati Suri, Isu Provinsi ALA Kembali Disuarakan

Next Post
Sempat Mati Suri, Isu Provinsi ALA Kembali Disuarakan

Sempat Mati Suri, Isu Provinsi ALA Kembali Disuarakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh

JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh

09/05/2026
Haili Yoga Lepas 235 Jamaah Haji Aceh Tengah di Masjid Agung Ruhama Takengon

Haili Yoga Lepas 235 Jamaah Haji Aceh Tengah di Masjid Agung Ruhama Takengon

09/05/2026
Perkuat Diplomasi, Syekh Fadhil Sambangi Dua Pesantren Unggul di Aceh Besar

Perkuat Diplomasi, Syekh Fadhil Sambangi Dua Pesantren Unggul di Aceh Besar

09/05/2026
Bupati Serang Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Tamiang

Bupati Serang Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Tamiang

09/05/2026
Sekolah Garuda Buka Jalan Siswa Aceh Tembus Kampus Top Dunia

Sekolah Garuda Buka Jalan Siswa Aceh Tembus Kampus Top Dunia

09/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Cara Safar dan Tarmizi ‘Mendidik’ Mualem Pimpin Aceh

08/05/2026

DPMG Aceh Tetapkan Peserta Lolos 6 Besar Lomba Teknologi Tepat Guna 2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

Darwati A. Gani Soroti Pemotongan Dana Desa Saat Bertemu BPKP Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com