SIGLI – Sebuah akun TikTok yang dikaitkan dengan Kapolsek Tangse memicu perhatian internal kepolisian.
Bukan sekadar menjadi isu di media sosial, persoalan tersebut kini masuk ke ranah pemeriksaan internal setelah Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh turun melakukan verifikasi dan klarifikasi.
Polres Pidie memastikan proses pemeriksaan terhadap personel yang bersangkutan sedang berjalan.
Namun, hingga kini belum ada kesimpulan resmi mengenai siapa pengelola akun tersebut maupun sejauh mana keterkaitannya dengan Kapolsek Tangse.
Langkah Polres Pidie menunjuk Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolsek Tangse menjadi bagian penting dari penanganan kasus ini. Penunjukan tersebut dilakukan Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K. untuk memastikan fungsi kepolisian dan pelayanan publik di wilayah Tangse tidak terganggu selama proses verifikasi berlangsung.
Keputusan itu sekaligus menunjukkan bahwa persoalan akun media sosial tersebut tidak dipandang sebagai isu biasa.
Ketika nama seorang perwira kepolisian dikaitkan dengan sebuah akun yang menjadi perhatian publik, proses klarifikasi diperlukan untuk memisahkan antara fakta, dugaan, dan informasi yang berkembang di ruang digital.
Propam Polda Aceh kini menjadi pihak yang memiliki kewenangan untuk menguji persoalan tersebut.
Verifikasi dan klarifikasi dilakukan sesuai mekanisme internal Polri, termasuk memastikan fakta serta keterkaitan personel dengan akun media sosial yang beredar.
Polres Pidie memilih tidak mendahului hasil pemeriksaan, Institusi tersebut menyerahkan penanganan kepada Bid Propam Polda Aceh dan menunggu keputusan lebih lanjut berdasarkan hasil verifikasi.
Di sisi lain, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tangse dipastikan tetap aman dan kondusif, Pelayanan kepolisian kepada masyarakat juga tetap berjalan dengan adanya Plt. Kapolsek.
Polres Pidie mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan informasi media sosial yang belum terverifikasi sebagai sebuah kesimpulan, Terlebih, proses pemeriksaan terhadap personel masih berlangsung.
Kasus ini kini menyisakan satu hal yang ditunggu publik: apa sebenarnya keterkaitan akun TikTok tersebut dengan Kapolsek Tangse?
Jawabannya akan bergantung pada hasil verifikasi dan klarifikasi Propam Polda Aceh, Sampai proses itu tuntas, setiap informasi yang beredar tetap harus ditempatkan sebagai dugaan, bukan fakta yang telah terbukti.[Mul]










